Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan website. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
Membangun Personal Branding yang Kuat | Meraih Sukses di Era Digital
Apa itu personal branding? Bagaimana caranya sukses berkarir dengan strategi ini? Tunggu apa lagi, mari simak artikel berikut tentang apa itu personal branding, plus kiat-kiat sukses membangun branding personal di dunia kerja.
23538
post-template-default,single,single-post,postid-23538,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive
thumbnail-personal-branding

Membangun Personal Branding yang Kuat | Meraih Sukses di Era Digital

Semua orang tentunya ingin sukses dalam berkarir. Persaingan dalam karir merupakan hal yang wajar, asal tetap dilakukan secara sehat. Untuk mewujudkannya, Anda perlu menerapkan strategi-strategi bersaing yang sehat pula. Salah satu bentuk strategi tersebut adalah membangun personal branding.

Apa itu personal branding? Bagaimana caranya sukses berkarir dengan strategi ini? Tunggu apa lagi, mari simak artikel berikut tentang apa itu personal branding, plus kiat-kiat sukses membangun branding personal di dunia kerja.

Mengenal Strategi Jitu Berkarir Personal Branding

 

personal-branding-2

Apa itu personal branding? Istilah yang satu ini cukup sering terdengar di dunia karir dan pekerjaan. Membangun sebuah brand personal nyatanya memiliki banyak manfaat untuk memperlancar jalan karir bagi para pencari kerja, freelancer, entrepreneur, hingga karyawan kantoran.

Sesuai namanya, personal branding adalah cara-cara mempromosikan diri sendiri ke masyarakat umum. Seperti layaknya promosi produk atau jasa, paket promosi diri ini mencakup segala kelebihan Anda seperti prestasi, skill, dan portofolio terbaik. Otomatis, personal branding adalah langkah terbaik untuk membangun citra diri ke masyarakat.

Di era digital saat ini pun, personal branding adalah hal yang wajib dimiliki jika ingin menduduki puncak karir dengan mudah. Seseorang umumnya membangun dan mempromosikan citra diri mereka di beragam platform dunia maya, seperti blog, website dan media sosial, hingga siapapun dapat mencari serta melihat siapa mereka.

Brand personal ini dapat dibangun siapa saja, mulai dari pekerja kantor, pengusaha, politikus, public figure, programmer, bahkan mahasiswa dan freshgraduate sekalipun. Untuk para pekerja, promosi diri yang baik akan mempermulus jalan karir mereka di masyarakat. Bagi para politikus, membangun brand personal adalah cara untuk memenangkan posisi pejabat yang baik. Sedangkan bagi mahasiswa, brand diri yang bagus serta berkualitas akan memberinya kesempatan besar untuk diterima bekerja di perusahaan pasca ia lulus nantinya.

Lebih jauh lagi, brand personal dapat turut menguntungkan pihak perusahaan. Citra diri yang dipunyai seorang pemilik perusahaan akan memengaruhi masyarakat untuk menggunakan barang atau jasa yang ia jual lewat bisnisnya. Semisal ada seorang artis berprestasi yang memiliki sebuah bisnis. Ia akan menggunakan citra dirinya yang baik plus sudah terkenal di masyarakat untuk mempromosikan bisnisnya. Nilai positif akan dirinya itulah yang sukses menggaet rasa penasaran dan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di tokonya.

Adapun manfaat lainnya dari memiliki brand personal yang baik adalah:

  1. Memudahkan diri Anda dikenali oleh orang lain, baik secara profesional maupun personal.
  2. Meningkatkan kredibilitas diri sendiri di mata publik.
  3. Menambah kenalan dan jaringan relasi.
  4. Memperbesar kesempatan untuk direkrut perusahaan, terpilih dalam internship, atau digunakan jasanya oleh konsumen baru.

Cara Ampuh Membuat Branding Diri Sendiri untuk Pemula

 
Memiliki brand personal mampu memberikan Anda banyak manfaat. Jadi tunggu apa lagi? Anda pun bisa membangun brand personal mulai dari hari ini! Untuk bisa memulainya, Anda harus memahami terlebih dahulu cara-cara ampuh membangun branding diri sendiri. Berikut tips dan trik jitunya!

Kenali Dulu Siapa Diri Anda

  
Membangun branding diri sendiri memang umumnya dilakukan dengan cara menampilkan profil serta portofolio yang baik. Namun sebelum melangkah ke sana, Anda harus mampu mengenali terlebih dahulu siapa diri Anda sesungguhnya. Siapa Anda? Apa keahlian dan keunggulan yang Anda miliki?

Memahami diri sendiri akan membantu kelancaran proses promosi diri Anda ke masyarakat. Ibaratnya mempromosikan produk, bagaimana Anda bisa meyakinkan calon konsumen untuk mencoba produk jika Anda sendiri tidak mengenali produk tersebut dengan baik?

Proses mengenali diri sendiri ini bisa menjadi hal yang sulit bagi sebagian orang, namun ingatlah untuk senantiasa bersikap jujur. Jangan sampai Anda tergoda berpura-pura menjadi orang lain demi menutupi kelemahan diri sendiri. Cara ini hanya akan menimbulkan masalah di kemudian hari seperti kelelahan berpura-pura, ekspektasi masyarakat yang tidak sesuai realita, hingga kehilangan kepercayaan dari klien atau partner kerja.

Artikel Terkait  Social Media Marketing di Tahun 2020 dan Panduan Lengkapnya

Membangun Jaringan Relasi

  
Langkah selanjutnya adalah mulai membangun jaringan relasi. Jaringan relasi akan sangat membantu dalam menyukseskan branding personal yang Anda lakukan. Semakin banyak relasi, maka hasilnya biasanya akan semakin baik. Bisa jadi melalui jaringan relasi ini, Anda dipertemukan dengan teman baru, calon klien, investor, hingga mentor atau partner kerja yang baru. Nantinya, Anda bisa saling sharing informasi dan pengetahuan satu sama lain.

Saat ini membangun jaringan relasi sudah dapat dilakukan dengan mudah menggunakan media sosial. Anda bisa menggunakan beragam media sosial seperti Facebook, Twitter, LinkedIn dan Instagram untuk bergabung dengan komunitas khusus yang Anda minati. Barulah dari sana Anda mulai membangun jaringan relasi baru!

Membuat Portofolio

  
Portofolio akan mempertegas kredibilitas dan keprofesionalitasan Anda di benak masyarakat. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mencantumkan portofolio saat membangun brand personal. Biasanya portofolio dapat diposting di LinkedIn, namun tak menutup kemungkinan juga untuk mengunggah portofolio Anda di website, blog ataupun media sosial lainnya.

Portofolio yang baik umumnya memuat citra diri yang terbaik sekaligus sesuai dengan kenyataan. Kejujuran masih menjadi aspek penting dalam membuat portofolio, sebab publikasi yang berlandaskan atas kebohongan kelak akan menimbulkan masalah dan mencoreng citra Anda. Sebisa mungkin buatlah portofolio yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman Anda, entah itu sebagai penulis, desainer grafis, developer web, content creator, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk membagikan portofolio begitu selesai dibuat, ya!

Melakukan Kolaborasi

  
Agar branding diri tidak stuck di titik tertentu, cobalah untuk melakukan kolaborasi konten dengan orang-orang yang berpotensi serta memiliki visi-misi sama dengan Anda. Pun inilah kesempatan bagi Anda untuk menggunakan relasi yang dimiliki sekaligus mempererat hubungan. Melalui kolaborasi, Anda juga bisa memperoleh inspirasi baru untuk membangun branding serta mempelajari lebih banyak hal baru.

Contoh Personal Branding dari Tokoh Ternama

 

personal-branding

Anda sudah mempelajari definisi, manfaat dan cara-cara membangun promosi diri yang baik di masyarakat. Namun seperti apa contoh personal branding yang baik? Pada dasarnya, ada banyak tipe branding diri yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Semisal Susi Pudjiastuti yang terkenal sebagai menteri wanita yang tangguh dan berkualitas; Najwa Shihab terkenal sebagai jurnalis senior yang kritis dan tidak kenal takut; hingga Reza Rahadian yang dikenal sebagai aktor serba bisa.

Ingin tahu lebih banyak perihal contoh personal branding? Beberapa contoh berikut ini mungkin bisa menjadi gambaran bagi Anda terkait membangun branding diri yang baik:

Artikel Terkait  Prototype adalah: Sebuah Panduan untuk UX yang Fungsional

Kendra Schaefer, Blog Creator

  
Tokoh pertama yang sukses membangun branding dirinya adalah Kendra Schaefer, seorang penulis blog sekaligus content creator di bidang teknologi dan travelling. Kendra membangun branding personal-nya menggunakan blog dan media sosial. Di sana, ia memposting seluruh tulisan artikel dan portofolio terbaiknya.

Gary Sheng, Website Developer

  
Contoh branding personal selanjutnya datang dari seorang website developer dan software engineering bernama Gary Sheng. Gary mempromosikan portofolio, identitas dan riwayat pendidikan, dan keahliannya melalui website ciptaannya. Dengan rutin memamerkan hasil karyanya, Gary bisa mendapatkan banyak calon klien baru yang tertarik menggunakan jasanya.

B.J. Habibie, Presiden dan Ahli Pesawat

  
Tokoh ketiga datang dari dalam negeri, yakni B.J. Habibie. Beliau terkenal sebagai Presiden Indonesia ke-3 sekaligus ahli pesawat, yang mana menjadi ciri khasnya dari tokoh-tokoh nasional Indonesia lain.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait personal branding. Semoga artikel kali ini menambah pengetahuan Anda terkait cara membangun personal branding, ya! Good luck!

Semua orang tentunya ingin sukses dalam berkarir. Persaingan dalam karir merupakan hal yang wajar, asal tetap dilakukan secara sehat. Untuk mewujudkannya, Anda perlu menerapkan strategi-strategi bersaing yang sehat pula. Salah satu bentuk strategi tersebut adalah membangun personal branding.

Apa itu personal branding? Bagaimana caranya sukses berkarir dengan strategi ini? Tunggu apa lagi, mari simak artikel berikut tentang apa itu personal branding, plus kiat-kiat sukses membangun branding personal di dunia kerja.

Mengenal Strategi Jitu Berkarir Personal Branding

 

personal-branding-2

Apa itu personal branding? Istilah yang satu ini cukup sering terdengar di dunia karir dan pekerjaan. Membangun sebuah brand personal nyatanya memiliki banyak manfaat untuk memperlancar jalan karir bagi para pencari kerja, freelancer, entrepreneur, hingga karyawan kantoran.

Sesuai namanya, personal branding adalah cara-cara mempromosikan diri sendiri ke masyarakat umum. Seperti layaknya promosi produk atau jasa, paket promosi diri ini mencakup segala kelebihan Anda seperti prestasi, skill, dan portofolio terbaik. Otomatis, personal branding adalah langkah terbaik untuk membangun citra diri ke masyarakat.

Di era digital saat ini pun, personal branding adalah hal yang wajib dimiliki jika ingin menduduki puncak karir dengan mudah. Seseorang umumnya membangun dan mempromosikan citra diri mereka di beragam platform dunia maya, seperti blog, website dan media sosial, hingga siapapun dapat mencari serta melihat siapa mereka.

Brand personal ini dapat dibangun siapa saja, mulai dari pekerja kantor, pengusaha, politikus, public figure, programmer, bahkan mahasiswa dan freshgraduate sekalipun. Untuk para pekerja, promosi diri yang baik akan mempermulus jalan karir mereka di masyarakat. Bagi para politikus, membangun brand personal adalah cara untuk memenangkan posisi pejabat yang baik. Sedangkan bagi mahasiswa, brand diri yang bagus serta berkualitas akan memberinya kesempatan besar untuk diterima bekerja di perusahaan pasca ia lulus nantinya.

Lebih jauh lagi, brand personal dapat turut menguntungkan pihak perusahaan. Citra diri yang dipunyai seorang pemilik perusahaan akan memengaruhi masyarakat untuk menggunakan barang atau jasa yang ia jual lewat bisnisnya. Semisal ada seorang artis berprestasi yang memiliki sebuah bisnis. Ia akan menggunakan citra dirinya yang baik plus sudah terkenal di masyarakat untuk mempromosikan bisnisnya. Nilai positif akan dirinya itulah yang sukses menggaet rasa penasaran dan kepercayaan masyarakat untuk berbelanja di tokonya.

Adapun manfaat lainnya dari memiliki brand personal yang baik adalah:

  1. Memudahkan diri Anda dikenali oleh orang lain, baik secara profesional maupun personal.
  2. Meningkatkan kredibilitas diri sendiri di mata publik.
  3. Menambah kenalan dan jaringan relasi.
  4. Memperbesar kesempatan untuk direkrut perusahaan, terpilih dalam internship, atau digunakan jasanya oleh konsumen baru.

Cara Ampuh Membuat Branding Diri Sendiri untuk Pemula

 
Memiliki brand personal mampu memberikan Anda banyak manfaat. Jadi tunggu apa lagi? Anda pun bisa membangun brand personal mulai dari hari ini! Untuk bisa memulainya, Anda harus memahami terlebih dahulu cara-cara ampuh membangun branding diri sendiri. Berikut tips dan trik jitunya!

Kenali Dulu Siapa Diri Anda

  
Membangun branding diri sendiri memang umumnya dilakukan dengan cara menampilkan profil serta portofolio yang baik. Namun sebelum melangkah ke sana, Anda harus mampu mengenali terlebih dahulu siapa diri Anda sesungguhnya. Siapa Anda? Apa keahlian dan keunggulan yang Anda miliki?

Memahami diri sendiri akan membantu kelancaran proses promosi diri Anda ke masyarakat. Ibaratnya mempromosikan produk, bagaimana Anda bisa meyakinkan calon konsumen untuk mencoba produk jika Anda sendiri tidak mengenali produk tersebut dengan baik?

Proses mengenali diri sendiri ini bisa menjadi hal yang sulit bagi sebagian orang, namun ingatlah untuk senantiasa bersikap jujur. Jangan sampai Anda tergoda berpura-pura menjadi orang lain demi menutupi kelemahan diri sendiri. Cara ini hanya akan menimbulkan masalah di kemudian hari seperti kelelahan berpura-pura, ekspektasi masyarakat yang tidak sesuai realita, hingga kehilangan kepercayaan dari klien atau partner kerja.

Artikel Terkait  Web Toko Online Murah

Membangun Jaringan Relasi

  
Langkah selanjutnya adalah mulai membangun jaringan relasi. Jaringan relasi akan sangat membantu dalam menyukseskan branding personal yang Anda lakukan. Semakin banyak relasi, maka hasilnya biasanya akan semakin baik. Bisa jadi melalui jaringan relasi ini, Anda dipertemukan dengan teman baru, calon klien, investor, hingga mentor atau partner kerja yang baru. Nantinya, Anda bisa saling sharing informasi dan pengetahuan satu sama lain.

Saat ini membangun jaringan relasi sudah dapat dilakukan dengan mudah menggunakan media sosial. Anda bisa menggunakan beragam media sosial seperti Facebook, Twitter, LinkedIn dan Instagram untuk bergabung dengan komunitas khusus yang Anda minati. Barulah dari sana Anda mulai membangun jaringan relasi baru!

Membuat Portofolio

  
Portofolio akan mempertegas kredibilitas dan keprofesionalitasan Anda di benak masyarakat. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mencantumkan portofolio saat membangun brand personal. Biasanya portofolio dapat diposting di LinkedIn, namun tak menutup kemungkinan juga untuk mengunggah portofolio Anda di website, blog ataupun media sosial lainnya.

Portofolio yang baik umumnya memuat citra diri yang terbaik sekaligus sesuai dengan kenyataan. Kejujuran masih menjadi aspek penting dalam membuat portofolio, sebab publikasi yang berlandaskan atas kebohongan kelak akan menimbulkan masalah dan mencoreng citra Anda. Sebisa mungkin buatlah portofolio yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman Anda, entah itu sebagai penulis, desainer grafis, developer web, content creator, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk membagikan portofolio begitu selesai dibuat, ya!

Melakukan Kolaborasi

  
Agar branding diri tidak stuck di titik tertentu, cobalah untuk melakukan kolaborasi konten dengan orang-orang yang berpotensi serta memiliki visi-misi sama dengan Anda. Pun inilah kesempatan bagi Anda untuk menggunakan relasi yang dimiliki sekaligus mempererat hubungan. Melalui kolaborasi, Anda juga bisa memperoleh inspirasi baru untuk membangun branding serta mempelajari lebih banyak hal baru.

Contoh Personal Branding dari Tokoh Ternama

 

personal-branding

Anda sudah mempelajari definisi, manfaat dan cara-cara membangun promosi diri yang baik di masyarakat. Namun seperti apa contoh personal branding yang baik? Pada dasarnya, ada banyak tipe branding diri yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Semisal Susi Pudjiastuti yang terkenal sebagai menteri wanita yang tangguh dan berkualitas; Najwa Shihab terkenal sebagai jurnalis senior yang kritis dan tidak kenal takut; hingga Reza Rahadian yang dikenal sebagai aktor serba bisa.

Ingin tahu lebih banyak perihal contoh personal branding? Beberapa contoh berikut ini mungkin bisa menjadi gambaran bagi Anda terkait membangun branding diri yang baik:

Artikel Terkait  Cara Jualan Online | Dapatkan Pemasukan Dengan Online Sekarang (Juli 2020)

Kendra Schaefer, Blog Creator

  
Tokoh pertama yang sukses membangun branding dirinya adalah Kendra Schaefer, seorang penulis blog sekaligus content creator di bidang teknologi dan travelling. Kendra membangun branding personal-nya menggunakan blog dan media sosial. Di sana, ia memposting seluruh tulisan artikel dan portofolio terbaiknya.

Gary Sheng, Website Developer

  
Contoh branding personal selanjutnya datang dari seorang website developer dan software engineering bernama Gary Sheng. Gary mempromosikan portofolio, identitas dan riwayat pendidikan, dan keahliannya melalui website ciptaannya. Dengan rutin memamerkan hasil karyanya, Gary bisa mendapatkan banyak calon klien baru yang tertarik menggunakan jasanya.

B.J. Habibie, Presiden dan Ahli Pesawat

  
Tokoh ketiga datang dari dalam negeri, yakni B.J. Habibie. Beliau terkenal sebagai Presiden Indonesia ke-3 sekaligus ahli pesawat, yang mana menjadi ciri khasnya dari tokoh-tokoh nasional Indonesia lain.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait personal branding. Semoga artikel kali ini menambah pengetahuan Anda terkait cara membangun personal branding, ya! Good luck!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami