Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan website. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
Cara setting Virtual Host di Localhost
Virtual host adalah untuk memberikan tempat penyimpanan konten digital yang dapat diakses melalui web browser oleh user tetapi saat ini dengan menggunakan virtual host, programmer bisa memiliki beberapa nama domain dalam satu nomor IP. Berikut kami sajikan cara setting virtual host!
23281
post-template-default,single,single-post,postid-23281,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive
virtual-host

Cara setting Virtual Host di Localhost

Masih berkaitan dengan proses pembuatan website, apache merupakan salah satu tool yang sangat berperan penting dalam kegiatan ini. Apache merupakan web server yang tersedia dalam aplikasi open source XAMPP.

Web server sendiri dibagi menjadi dua arti, hardware dan software. Jika dilihat dari sisi hardware, web server adalah tempat untuk menyimpan data seperti, CSS, HTML dokumen, file JavaScript dan gambar.

Sedangkan dari sisi software tugasnya adalah menerima permintaan dari client (browser) berupa HTTP/HTTPS saat user mengetikkan IP atau nama website pada address bar dan mengirimnya kembali kepada browser untuk ditampilkan pada end user.

Pengetesan website biasanya dilakukan oleh programmer pada localhost dengan bantuan apache. Maksudnya disini hanya programmer yang dapat melihat website yang masih pada tahap develop tersebut, seolah-olah website tersebut sudah running seperti website yang pada umumnya bisa ditemukan dimesin pencari padahal koneksi dalam keadaan offline karena masih dalam tahap develop.

Artikel Terkait  8 Penyebab Server Down Pada Website dan Cara Mengatasinya

Pada tool Apache ini juga ada yang disebut dengan apache virtual host. Virtual host adalah sebuah cara untuk membuat banyak URL atau website hanya menggunakan satu server atau satu IP public.

Pada dasarnya pembuatan virtual host adalah untuk memberikan tempat penyimpanan konten digital yang dapat diakses melalui web browser oleh user tetapi saat ini dengan menggunakan virtual host, programmer bisa memiliki beberapa nama domain dalam satu nomor IP.

Walaupun berada dalam satu server ataupun satu IP, tiap project website bisa memiliki penanganan yang berbeda tergantung dengan kebutuhan end user. Biasanya sebelum menggunakan virtual host, pada saat melakukan pengetesan website pastinya programmer akan mengetikan localhost atau nama_projectwebsite pada web browser untuk memunculkan hasil website yang telah mereka buat.

Namun dengan menggunakan virtual host Anda hanya cukup mengetikkan nama_projectwebsite pada web browser. Sama seperti jika Anda sedang melakukan pencarian website pada web browser, jadi saat pengetesan akan terasa lebih real dan simple.

Sudah penasaran bagaimana cara membuatnya pada Apache anda? Berikut ini merupakan cara membuat virtual host diapache.

Cara Membuat Virtual Host Di Apache

 

Download XAMPP

 

Sudah jelas, langkah awal Anda adalah mendownload aplikasi XAMPP terlebih dahulu. XAMPP dapat didownload langsung pada websitenya dengan mengakses www.apachefriends.org.

Masuk Ke Folder HTTPD.COF

 

Langsung buka aplikasi XAMPP. Didalam menu XAMPP akan terlihat beberapa module dan actions nya.

Pada module apache pilih actions config. Kemudian akan muncul pilihan beberapa menu lalu pilih apache(httpd.conf) atau bisa juga diakses dengan cara manual lainnya, seperti yang dilansir dari techarea.co.id dan beberapa sumber dari youtube (zhawwier) dengan langsung saja mengakses foldernya dikomputer melalui file explorer, seperti berikut ini.

Masuk-ke-folder
 

Artikel Terkait  Cara Mengganti Port SSH di VPS dengan Mudah

Lakukan Setting Di HTTPD.CONF

 

Setelah membuka notepad dengan nama httpd.conf kemudian temukan tulisan <Directory />. Anda akan dapat melihat tampilan sebagai berikut

<Directory />

Allowoveride none

Require all denial

</Directory>

Nah pada bagian allowoveride, ubah “none” menjadi “all”. Kemudian berikan tanda pagar (#) didepan kata require. Jangan lupa disave.

Setelah melakukan perubahan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tampilan file httpd.conf akan berubah seperti gambar dibawah ini.

Lakukan-Setting
 

Masuk Ke Windows System32

 

Setelah selesai melakukan perubahan pada httpd.conf, selanjutnya langsung menu system32. Dengan cara klik Local Disk (C:) → Windows → System32.

Kemudian dilanjutkan dalam system32 klik driver → etc → hosts. Open hosts dan lakukan pengeditan dengan cara menambahkan host baru lengkap dengan nama domain yang akan kita buat virtual hostnya, tepat dibawah localhost yang sudah ada.

Kita bisa melakukan pengeditan pada tempat paling bawah. Seperti contoh gambar dibawah ini.

Masuk-Ke-Windows
 

Kemudian ketikkan host yang baru, tepat pada bagian yang ditunjuk oleh anak panah. Seperti contoh berikut: 127.0.0.1        tesweb.dev

Nah jika kita perhatikan, IP number dari localhost dan nama domain baru yang akan kita buatkan virtual host itu sama. Hanya nama domain dibelakangnya saja yang berbeda.

Saat ini, kita gunakan saja nama tesweb.dev sebagai contoh domain lain yang akan kita gunakan. Kemudian disave kembali.

Masuk Ke folder extra

 

Contoh yang digunakan disini (tesweb.dev), webnya tidak disimpan pada htdoc dalam XAMPP tetapi misalnya saja berada pada data (E:), jadi kita harus mengubah lokasi datanya terlebih dahulu.

Buka kembali folder XAMPP kemudian klik apache→ conf→ extra, kemudian pilih httpd-vhosts.conf. Jika masih bingung, coba samakan saja  direktori berikut pada address bar di file explorer seperti ini : xampp/apache/conf/extra/httpd-vhosts.conf

folder-extra
 

Setelah itu akan muncul tampilan seperti berikut dibagian file paling bawah

setelah-itu
 

atau seperti ini

atau-ini
 

Nah jika milik Anda menampilkan httpd-vhosts.conf seperti gambar kedua, Anda bisa langsung saja melakukan copy paste script mulai dari bagian <VirtualHost*:80> sampai dengan </VirtualHost>, kemudian isinya disesuaikan dengan domain yang telah Anda buat disystem32 tadi.

Sesuaikan juga dimana lokasi websitenya agar nantinya bisa terbaca. Tetapi jika httpd-vhosts.conf seperti pada gambar nomor 1, maka Anda bisa membuat script sendiri dengan mencontoh script yang ada. Misalnya adalah sebagai berikut.

Misalnya-adalah
 

Sama seperti cara sebelumnya, setelah paste scriptnya Anda bisa langsung menyesuaikannya dengan nama web yang Anda sudah buat hostnya tadi disystem32.

Pada script yang sudah dipaste, nama situs sudah dirubah menjadi nama domain yang sebelumnya sudah dicreate yaitu testweb.dev. Ada 4 namasitus, jangan lupa untuk mengubah semuanya sesuai dengan nama situs Anda.

Kemudian jangan lupa untuk mengganti lokasi file sesuai dengan dimana file tersebut disimpan, yaitu pada data (E:). Temukan filenya, lalu copy address pada address bar di file explorer seperti gambar dibawah ini dan paste pada “lokasi file”.

lokasi-file
 

Perhatikan, ada 2 tempat yang mengandung lokasi file yang perlu diganti, yaitu pada DocumentRoot dan Directory. Hasil akhirnya akan terlihat seperti berikut setelah namasitus dan lokasi file disesuaikan dengan apa yang sudah dibuat pada hosts dalam system32.

system32
 

Seperti biasanya, jangan lupa di save kembali setelah melakukan suatu perubahan pada file.

Artikel Terkait  502 Bad Gateway : Arti dan Cara Mengatasinya

Restart XAMPP

 

Setelah cara untuk membuat virtual host selesai, langkah selanjutnya adalah merestart XAMPP dengan cara masuk kembali keaplikasi XAMPP hingga menampilkan kembali XAMPP Control Panel. Kemudian pilih action stop pada module Apache dan MySQL.

Restart-XAMPP
 

Kemudian klik button stop kembali hingga berubah menjadi start pada Apache dan My SQL.

Test Web Pada Web Browser

 

Setelah apache direstart dan dihidupkan kembali, sekarang waktunya untuk mengetes virtual host yang sudah dibuat sebelumnya.

Buka web browser Anda, kemudian langsung saja ketikkan alamat website “testweb.dev” tanpa berisikan “localhost/” sebelum nama websitenya. Website sudah bisa ditampilkan pada web browser seperti gambar berikut.

Test-Web
 

Bagaimana? Cukup mudah bukan untuk bisa mensetting sendiri virtual host pada localhost anda. Dengan menguasai cara ini, Anda sudah bisa mengcreate banyak nama website dengan hanya menggunakan satu server ataupun satu IP number.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: