Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan website. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
Protokol Adalah? | Kenali Fungsi dan Jenis Protokol
Protokol adalah aturan yang mengatur dan memudahkan interaksi antar sistem yang terjadi pada jaringan internet. Simak beberapa jenis protokol berikut ini!
22477
post-template-default,single,single-post,postid-22477,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive
protokol

Protokol Adalah? | Kenali Fungsi dan Jenis Protokol

Protokol adalah sebuah sistem atau peraturan yang mengatur terjadinya atau adanya sebuah hubungan, komunikasi serta perpindahan data di antara dua komputer atau juga lebih. Maka dari itu, aturan ini harus terpenuhi baik oleh pengirim dan juga penerima agar komunikasi tersebut dapat berlangsung dengan baik.

Protokol adalah media yang mengatur hubungan antara pengirim dan penerima. Sistem tersebut juga dapat diterapkan pada perangkat keras serta perangkat lunak. Hal ini membuat semua komunikasi yang terjadi pasti melibatkan sistem pada jaringan komputer.

Misalnya, orang yang akan mengirimkan email. Email disebut dengan sebuah data oleh komputer, sehingga email yang akan dikirimkan kepada seseorang yang berasal dari komputer yang satu ke komputer yang lain disebut dengan pengiriman data.

Dalam proses pengiriman email, dipastikan akan melewati beberapa sistem. Selain itu, agar email dapat keluar dan juga diterima oleh komputer lain pada jaringan yang sama ataupun juga dapat berbeda harus melalui semua sistem terlebih dahulu.

Apa Saja Fungsi Protokol?

 

Artikel Terkait  Contoh Hosting yang ditawarkan Oleh Penyedia jasa Web Host

apa-itu-protokol 

Peran dari sistem tersebut cukup vital perihal perpindahan data di internet. Pada umumnya, fungsi dari sistem protokol adalah menghubungkan untuk melakukan komunikasi antara pengirim dan penerima. Disamping itu, fungsi-fungsi yang lebih khusus dari protokol adalah sebagai berikut :

Addressing

 
Merupakan header IP paket yang mengandung alamat dan memberikan identifikasi komputer kepada pengirim dan juga penerima. Router akan menggunakan informasi tersebut untuk membantu setiap paket yang melewati network dalam komunikasi dan juga menghubungkan antara komputer pengirim serta penerima.

Reassembly

 
Internet sistem tersebut memiliki kegunaan untuk memastikan pesan dipecah untuk menjadi paket. Hal ini dilakukan karena sebagian besar pesan berukuran terlalu besar pada saat dimasukan ke dalam satu paket. Selain itu juga karena paket tidak dikirimkan melalui urutan yang tepat. Disamping itu, paket juga harus disusun ulang pada saat tiba di penerima.

Timeouts

 
Setiap IP paket memiliki  self-destructive counter yang dapat membatasi umur dari sebuah paket. Apabila paket tersebut sudah kadaluarsa, harus dihancurkan. Hal tersebut bertujuan agar jaringan internet tidak overloaded oleh paket yang rusak.

Options

 
IP memiliki fitur tambahan yang dapat mengizinkan komputer pengirim untuk dapat memutuskan paket bagian mana yang akan didapatkan oleh komputer penerima. Maka dari itu, diperlukan tambahan keamanan pada paket untuk menemukan bagian yang diambil tersebut.

Jenis-Jenis Protokol

 
Untuk jaringan komputer, terdapat beberapa jenis protokol untuk berhubungan di seluruh dunia. Beberapa jenis protokol adalah:

TCP/IP

 
Adalah suatu protokol yang biasanya digunakan dalam proses tukar-menukar data antar komputer menggunakan suatu jaringan internet. Protokol ini berdiri atas bantuan komponen lain, karena hanya berfungsi sebagai pembungkus protokol (protocol suite).

User Datagram Protocol (UDP)

 

Artikel Terkait  Firebase Adalah? Memahami Penggunaan Firebase dalam Pengembangan Aplikasi

UDP memiliki tugas untuk mendukung komunikasi yang unreliable, tanpa koneksi antara host yang satu dengan yang lain dalam suatu jaringan.

Domain Name System (DNS)

 
Domain Name Server biasanya digunakan dalam pencarian nama komputer dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. DNS biasanya dapat bekerja di jaringan dengan skala kecil hingga global sekalipun. Selain itu, DNS juga terkadang digunakan pada aplikasi yang terhubung dengan internet secara langsung.

HTTPS

 

https 

HTTPS merupakan istilah yang sudah tidak asing, sering kali dijumpai pada browser saat mengakses halaman website. HTTPS atau Hypertext Transfer Protocol (HTTP) yang berarti protokol yang bertugas mengatur komunikasi antara client dan server.

HTTPS ini menggunakan SSL (Socket Secure Layer), sehingga lebih aman jika dibandingkan dengan HTTP biasa. HTTPS sudah banyak dipakai oleh beberapa website, terutama yang membutuhkan keamanan yang ketat.

Kombinasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menjaga keamanan dari beberapa serangan oleh pihak ketiga. Pada umumnya, serangan yang dilakukan yakni untuk menyadap informasi komunikasi yang sedang terjadi.

SSH (Secure Shell)

 
SSH merupakan sebuah protokol jaringan dan memungkinkan terjadinya pertukaran data dengan aman pada dua komputer. Dimulai mengirim file, kemudian mengendalakan pada jarak jauh dan lainnya. Jika dibandingkan dengan Telnet, FT, sistem tersebut memiliki tingkat keamanan yang lebih unggul.

Telnet (Telecommunication network)

 
Berkembang pada tahun 1969, Telnet telah memiliki standarisasi sebagai IETF STD 8 dan menjadi standar internet pertama kali. Protokol ini beroperasi pada koneksi Internet atau disebut juga dengan LAN. Namun, kekurangan yang dimiliki adalah Telnet mempunyai keterbatasan keamanan yang cukup beresiko.

OSI Layer

 

osi-layer 

OSI Layer adalah standar komunikasi yang ditetapkan untuk jaringan komputer. Standar ini biasanya digunakan sebagai penentu aturan untuk seluruh alat komunikasi agar dapat saling terkoneksi menggunakan jaringan internet.

OSI Layer berkembang pada komputer agar dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan yang berbeda dan bekerja secara efisien. Sistem  tersebut digambarkan sebagai salah satu informasi dari suatu aplikasi komputer yang kemudian berpindah ke jaringan internet yang satu ke jaringan komputer yang lainnya. OSI Layer terbagi ke dalam tujuh lapisan, setiap lapisan memiliki tugas masing-masing secara spesifik. Berikut adalah detil dari tujuh lapisan OSI Layer:

Application Layer

 
Layer OSI ini saling berdekatan dengan end user. Application Layer ini juga bertanggung jawab dalam proses pertukaran informasi antara program komputer, contohnya server printer dengan aplikasi komputer lainnya.

Presentation Layer

 
Layer OSI memiliki tanggung jawab atas pengkodean dan juga konversi data dari application layer. Presentation later bertugas memastikan apakah semua data dari application layer sudah bisa terbaca oleh sistem lainnya.

Session Layer

 
Layer OSI ini memiliki tugas dalam menentukan sebuah dua terminal dapat memelihara, menjaga serta mengatur koneksi. Session Layer ini juga digunakan untuk membentuk hingga memutuskan session komunikasi yang terjalin antara entitas presentation layer.

Transport Layer

 

Artikel Terkait  Website Adalah ? | Pengertian Website

Transport layer bertugas untuk membagi data ke dalam segmen, kemudian menjaga koneksi logika yang terjadi di antara terminal lalu akan menangani error.

Network Layer

 
Network Layer merupakan layer OSI yang bertanggung jawab dalam penentuan alamat jaringan kemudian akan menentukan jalur yang akan dilalui saat perjalanan. Network Layer juga menjaga agar antrian trafik di jaringan berjalan dengan baik tanpa hambatan.

Data Link Layer

 
Layer OSI ini diberi tugas untuk menyediakan link data serta memaketkan agar menjadi frame yang dapat berhubungan dengan hardware. Selanjutnya dapat didistribusikan melalui media.

Physical Layer

 
Yang terakhir adalah layer OSI yang memiliki tugas untuk mengirim dan juga menerima data mentah dari media fisik.

Penggunaan OSI Layer memiliki tujuan utama yakni membantu desainer jaringan dalam memahami fungsi setiap layer yang terhubung dengan aliran komunikasi data. Termasuk didalamnya jenis protokol jaringan dan juga metode transmisi.

Pada dasarnya, proses pertukaran informasi antar komputer secara keseluruhan akan melibatkan protokol. Alasan tersebut yang membuat protokol merupakan bagian yang sangat penting untuk dapat diketahui. Berkembangnya sistem informasi dan juga komunikasi pada saat ini juga tidak terlepas dari peran dan juga perkembangan standar dari protokol.

Disamping itu, protokol merupakan sebuah aturan yang cukup memudahkan pada saat berinteraksi dengan sistem lain. Selain itu, juga membantu proses pengiriman dan juga penerimaan data untuk proses komunikasi. Apabila tidak ada standar protokol, maka dari itu proses pengiriman dan juga penerimaan suatu data menjadi sulit dan juga mustahil dilakukan. Hal tersebut dikarenakan saat ini, sistem informasi yang ada tidak hanya berkembang dari satu vendor saja.

Kesimpulan

 
Protokol adalah media yang berperan penting dalam jaringan internet. Berfungsi untuk addressing, reassembly, timeouts, dan options. Beragam juga jenisnya untuk menghubungkan computer di seluruh dunia. Itulah tadi ulasan mengenai protokol, fungsi protokol, hingga jenis protokol untuk menambah pengetahuan Anda terkait dengan istilah IT. Semoga bermanfaat.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: