10 Web Framework Golang Terbaik di 2020 yang Bisa Anda Coba!
Bahasa pemrograman go google yang juga sering disebut dengan bahasa Golang merupakan bahasa pemrograman dengan sumber terbuka. Bahasa pemrograman ini dirilis untuk penggunaan publik pada tahun 2009. Keuntungan dari penggunaan bahasa pemrograman golang adalah karena sangat mudah digunakan dan juga mudah diimplementasikan.
23565
post-template-default,single,single-post,postid-23565,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive
golang-thumbnail

10 Web Framework Golang Terbaik di 2020 yang Bisa Anda Coba!

Bagi para developer baik website maupun aplikasi, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah framework. Framework atau kerangka ini nantinya akan berhubungan dengan proses pengkodingan. Dengan menggunakan framework, Anda sebagai developer akan bisa mengurangi jumlah bug pada aplikasi yang sedang Anda buat.

Apa yang Dimaksud Dengan Framework?

 

framework

Framework sendiri merupakan kerangka kerja yang dipakai untuk mengembangkan aplikasi berbasis web dan aplikasi handphone. Framework diciptakan agar dapat membantu para developer mengembangkan aplikasinya lebih cepat, tersusun serta terstruktur.

Developer hanya tinggal melakukan koding sesuai dengan batasan yang sudah ditentukan oleh framework tersebut. Penggunaan framework dalam pembuatan aplikasi ini, bisa digunakan di banyak tempat sehingga menciptakan sebuah standarisasi dan Anda tidak perlu lagi memulai segalanya persis dari awal jika sudah menggunakan framework.

Web Application Framework

 
Framework terbagi menjadi tiga bagian dan salah satunya adalah web application framework. Framework ini dirancang untuk mendukung pengembangan pada web application yang terdiri dari web services, web resources dan juga web API (Application Programming Interface). Dalam pengkodingannya, ada banyak sekali bahasa yang tersedia. Salah satunya adalah Golang, yang akan kita bahas saat ini.

Golang Web Framework

 
Golang Framework merupakan istilah yang sebenarnya berasal dari kata Google’s Go Language. Golang ini merupakan open source programming language yang berasal dari Google. Golang pertama kali dikembangkan pada tahun 2007. Google sendiri menggunakan Golang pada produk-produknya.

Kemudian sampai pada tahun 2009, Golang resmi diluncurkan ke publik oleh Google dan penggunaannya diikuti oleh developer-developer lainnya. Golang semakin lama semakin populer dikalangan developer karena sangat mudah digunakan serta diimplementasikan.

Kepopuleran Golang dimulai dari digunakannya Golang untuk membuat Docker pada tahun 2011. Saat ini teknologi baru banyak yang dibuat dengan bahasa pemrograman Golang, contohnya Kubernetes dan Prometheus.

Sebenarnya, Golang adalah kompilasi bahasa pemrograman yang bersifat open source, Golang digunakan untuk menulis native code atau kode asli. Bahasa pemrograman ini membantu menciptakan software yang handal dan simpel. Penciptaan Golang didasari dari bahasa pemrograman C dan C++.

Jadi bagi Anda yang sudah sering menggunakan bahasa pemrograman dari keluarga C, tidak akan sulit untuk mengerti bahasa pemrograman ini. Dikarenakan, syntax yang dimiliki dari ketiganya cukup mirip.

Golang sangat familiar digunakan oleh Backend Developer untuk membangun sebuah microservices. Microservices ini berguna untuk membagi service ke bagian yang lebih kecil lagi, dan tentu saja semua bagiannya akan berhubungan satu sama lain. Hal ini menyebabkan proses compile jauh lebih cepat. Golang juga menghilangkan kode pengetikan sambil membangun dasar untuk menulis API yang unik tanpa mengganggu fungsinya. Golang juga dapat melakukan pemeriksaan kode sebelum runtime.

Artikel Terkait  Daftar Domain: Harga dan Syarat Pendaftarannya

10 Web Framework Golang Terbaik di 2020

 

bahasa golang

Berikut ini merupakan penjelasan singkat dari 10 web framework tersebut.

Martini

 
Martini merupakan kerangka web ringan yang diaktifkan oleh Sinatra.

Martini bekerja pada hal-hal dasar seperti routing, exception dealing, dan trik untuk melakukan middleware.

Ia sangat mudah untuk terintegrasi dengan third-party support. Framework ini juga flexible untuk memperluas kemampuan (extending capabilities) selain dari mengelola banyak fungsi dengan kegiatan yang minimal. Framework ini cukup populer di antara Komunitas Golang, karena menawarkan lebih dari 20 plugins.

Gin Gonic

 
Framework ini dikenal sebagai framework yang minimalis. Ini adalah pilihan yang tepat jika Anda baru saja memulai menggunakan Golang. Gin Gonic menyediakan fitur dan libraries yang paling dibutuhkan.

Ketika Anda memulai debug dan ada isu, maka dengan ini hal itu sangat mudah untuk diselesaikan. Framework ini 40% bekerja lebih cepat daripada Martini, sehingga proses menggembangkan website akan lebih cepat.

Buffalo

 
Dengan menggunakan Buffalo, Ia akan mengatur segalanya. Mulai dari proses pembuatan front-end sampai dengan back-end saat memulai pembuatan website baru. Buffalo memiliki fitur hot reloading dengan dev command yang secara otomatis mengobservasi .html dan .go file Anda. Kemudian akan me-restart dan redevelop biner Anda. Anda akan mengalami transformasi langsung jika Anda menjalankan dev command.

Goji

 
Framework ini sangat ringan dan cepat yang mengutamakan kesederhanaan dan kemampuan menyusun kode. Goji memiliki request HTTP multiplexer yang minimalis yang menggabungkan bantuan dari Einhorn.

Dukungan ini memungkinkan developer memiliki web socket assistance pada Goji. Selain itu, pada Goji juga terdapat fitur shutdown yang lancar, konfigurasi ulang tumpukan middleware dan juga pola URL.

Gorilla

 
Gorilla mungkin adalah Go web framework terpanjang dan terbesar yang menjalankan sebuah framework. Gorilla menyediakan komponen perpustakaan Net/HTTP yang dapat digunakan kembali. Fitur soket web yang kuat pada Gorilla memungkinkan untuk dapat melampirkan kode yang persis sama ke REST endpoint.

Tanpa harus menggunakan layanan dari pihak ke 3. Dengan memasukan extensi baru, modul dan drop package, masalah yang berhubungan dengan fungsionalitas tidak akan pernah muncul.

Revel

 
Jika Anda mencari Golang web framework yang berfitur lengkap, Revel adalah jawabannya. Karena framework ini tidak membutuhkan tampilan untuk konfigurasi dan juga keharusan untuk setup. Revel seperti toko serba ada untuk mengembangkan API terlepas dari tugas yang rumit. Revel ini bisa berfungsi secara mandiri jadi tidak membutuhkan middleware atau plugin dari pihak ke 3.

Artikel Terkait  Wordpress Adalah? Pengertian dan Cara Instalasi

Gocraft

 
Konservatif tapi kuat, framework ini menawarkan fasilitas routing yang cepat dan di upgrade sesuai kebutuhan. Anda dapat menambahkan routing ke Gocraft hanya dengan menggunakan standar perpustakaan atau HTTP. Jika sedang membahas kinerja API tertinggi, menggunakan Gocraft adalah jawabannya.

Net/HTTP

Untuk mengembangkan web apps yang kompleks tentunya dibutuhkan middleware yang kuat untuk memulainya. Dengan menggunakan standar yang dimiliki Net/HTTP, mencampur dan mencocokan middleware untuk sebuah proyek tentunya dapat dilakukan dengan sempurna.

Developer juga biasanya mengembangkan seluruh server XAMPP hanya dengan HTTP atau Net tentunya ini bisa bekerja dengan baik. Tetapi routing yang dimiliki tidak begitu kuat.

Mango

 
 Framework ini membantu Anda untuk mengembangkan modul reusable fungsionalitas dari HTTP secara mudah dan cepat. Selain itu, Mango juga terdiri dari daftar aplikasi dan middleware yang jadi satu objek server HTTP untuk menjaga kode Anda mandiri atau bersifat otonom. Dari semua web development project, Mango memungkinkan developer untuk memilih sesuatu dari banyak hal dalam perpustakaan.

Beego

 
Beego adalah Golang Framework terbaik yang menawarkan berbagai fitur untuk web application. Pada Beego terdapat beragam fitur yang umum untuk web application dan disusun menjadi 8 modul yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Beego juga menggabungkan ORM (Object-Relationship Map) untuk mengakses data, handling tools, logging system, menghandle cache dan juga perpustakaan untuk mengoperasikan komponen HTTP.

Untuk menggunakan Golang, ada harus menginstal softwarenya terlebih dahulu. Berikut ini merupakan langkah-langkahnya :

  1. Buka website Golang pada alamat https://golang.org/
  2. Kemudian download file yang telah disediakan pada website
  3. Jika sudah selesai men-download dan meng-install file golang, lanjutkan untuk mengecek apakah aplikasi sudah running atau belum. Dengan cara menggunakan perintah : go version
  4. Cukup mengetikkan perintah go version pada terminal dan tekan tombol enter
  5. Versi Go language yang terinstal di perangkat Anda akan keluar
  6. Contohnya saja, “go version go1.14.5”
  7. Artinya Golang sudah terinstall dengan versi 1.14.5 pada perangkat Anda

Sekian Golang tutorial untuk menginstal aplikasi tersebut, sehingga bisa segera digunakan. Semoga membantu!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: