Kami siap menjawab pertanyaan Anda. Mohon sebutkan nama dan pertanyaan Anda! Jam Kerja Senin – Sabtu dari pukul 9:00 – 17:00 WITA
APPKEY | Perbedaan Google Adsense dan Adword (Ads)
Perbedaan google adsense dan adword akan kami bahas pada artikel ini. Kedua platform ini memiliki perbedaan yang signifikan. Apa saja perbedaannya?
19695
post-template-default,single,single-post,postid-19695,single-format-standard,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-17.1,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-5.5.5,vc_responsive
Perbedaan Google Adsense dan Adword (Ads)

Perbedaan Google Adsense dan Adword (Ads)

Bagi mereka-mereka yang sering berkutat dalam dunia digital marketing, terutama dalam hal pengelolaan website, pasti sudah sangat familiar dengan Google Adsense dan Google Adword, karena keduanya merupakan platform yang biasa digunakan untuk memasang iklan pada blog sederhana maupun situs website profesional.

Walaupun terlihat sama, namun keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, dari segi fungsi maupun cara penggunaannya. Apabila Anda berniat untuk membuat website komersial maupun bisnis, setidaknya mulai sekarang Anda harus bisa memutuskan, apakah hendak menggunakan Google Adsense atau Google Adword.

Agar bisa menentukan pilihan dengan tepat, tentu saja Anda harus mengetahui perbedaan Google Adsense dan Adword, guna untuk memahami kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu, Anda bisa mengelola website yang dimiliki dengan lebih terarah. Lantas, apa saja perbedaannya?

Tahan dulu, karena sebelum memberikan penjelasan perbedaan Google Adsense dan Adword, penting juga bagi Anda untuk mengetahui informasi lain yang berkaitan dengan kedua platform iklan milik Google ini.

Artikel Terkait  Template Iklan Instagram Gratis Download

Perbedaan Google Adsense dan Adword

Setelah mengetahui fungsi dari Google Adword dan Adsense, selanjutnya pasti langsung bisa menyimpulkan perbedaan Google Adsense dan Adword. Berikut, ulasan selengkapnya!

Fungsi Google Adword

Google Adword adalah salah satu jasa pengiklan digital yang dibuat oleh Google. Yang mana, iklan yang akan ditayangkan hanya relatif dengan konten. Kekuatan yang dimiliki oleh layanan iklan Google Adword lebih sering dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis dalam mempromosikan produk atau jasa yang mereka tawarkan.

Hal ini disebabkan karena penggunaan jasa Google Adword dapat digunakan apabila Anda hendak mengiklankan produk dalam semua produk Google, yang secara otomatis produk Anda akan mendapat dukungan dari iklan Adword dengan status sebagai mitra Google.

Ada keuntungan yang bisa diperoleh pada saat menggunakan Google Adword, yakni:

  • Produk yang Anda iklankan akan muncul di halaman pertama Google tanpa perlu melakukan optimasi SEO.
  • Sistem pembayaran, terbagi menjadi dua jenis, yaitu Pay Per Click dan Pay Per Million, sehingga Anda memilih sesuai dengan kebutuhan.
  • Untuk Pay Per Click (PPC), merupakan ketentuan yang apabila iklan dari pengiklan di klik, maka pengiklan tersebut harus membayarnya dan sebaliknya.
  • Untuk Pay Per Million (PPM), adalah sistem pembayaran diterapkan berdasarkan jumlah iklan dari pengiklan tersebut ditampilkan. Biasanya iklan tersebut ditampilkan per 1000 kali penayangan.

Fungsi Google Adsense

Google Adsense juga merupakan sebuah jasa penawaran iklan milik Google, yang nantinya dapat digunakan oleh pemilik blog maupun web untuk memasang iklan dengan menggunakan kata kunci dan konten yang relevan, sesuai dengan apa yang disajikan dalam website maupun blog tersebut.

Setelah memiliki web atau blog yang telah terdaftar dan disetujui keanggotaannya oleh Google, maka Anda akan diperbolehkan untuk memasang unit iklan yang konsep dan materinya ditentukan oleh pihak Google. Nantinya, sebagai pemilik situs web/blog, Anda akan memperoleh pemasukan dari pembagian keuntungan yang diberikan oleh Google untuk setiap 1 iklan yang diklik oleh pengunjung situs Anda. Sistem tersebut dikenal sebagai Pay Per Click atau PPC.

Tak hanya menyediakan PPC, Google Adsense juga menyediakan fitur “Adsense for search” dan “iklan arahan Referral” yang dapat digunakan untuk pencarian. Pada fitur Adsense for Search tersebut, Anda bisa memasang kotak pencarian Google pada halaman website Anda. Dengan demikian, sebagai pemilik website, Anda bisa mendapatkan saran dan masukkan dari Google untuk untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian yang berlanjut dengan klik pada iklan. Sementara, pada fitur iklan arahan, Anda akan mendapatkan pemasukkan setelah klik pada iklan berlanjut pada sebuah tindakan oleh pengunjung yang telah disepakati antara google dengan Anda, sebagai pihak pemasang iklan.

Setelah mengetahui fungsi dari Google Adword dan Google Adsense, untuk selanjutnya Anda pasti sudah memiliki gambaran hendak memakai layanan jasa yang mana dalam situs website yang Anda miliki. Kemudian, Anda pun juga harus memahami perbedaan diantara keduanya, agar lebih mantap dan yakin dalam menjatuhkan pilihan.

Perbedaan Google Adsense dan Adword (Ads)

Perbedaan google adsense dan adword akan kami bahas pada artikel ini. Kedua platform ini memiliki perbedaan yang signifikan. Apa saja perbedaannya?

Artikel Terkait  Cara Iklan di Instagram Gratis Setiap Bulan

Google Adsense

Sebagaimana yang telah dijelaskan di awal, Google Adsense adalah layanan resmi yang disediakan oleh Google untuk bekerja sama dengan pemilik web dalam memasang dan memasarkan iklan. Dalam hal ini sebagai pemilik web, Anda akan mendapatkan keuntungan melalui iklan yang terpasang dari Google pada website yang Anda kelola. Dengan ketentuan pembayaran Pay Per Click dan Pay Per Million, maka setiap pengunjung dengan kriteria tertentu yang meng-klik iklan pada Web Anda, maka Anda akan mendapatkan uang dalam jumlah yang telah ditentukan.

Kelebihan Google Adsense

  • Pemasangan iklan dapat dilakukan dengan mudah, karena Adsense akan memberikan script(kode html) untuk penayangan iklan, sehingga hanya tinggal copy paste kode html yang diberikan oleh adsense pada website Anda.
  • Adsense bekerja sendiri, yakni dengan memilih sendiri iklan yang dianggap cocok untuk ditayangkan pada website Anda. Kemudian, Anda hanya tinggal memasang kode html saja. Selanjutnya, biarkan adsense yang bekerja.
  • Satu account Adsense yang Anda miliki dapat digunakan untuk lebih dari satu website.
  • Adsense mengizinkan jika Anda hendak menggunakan fasilitas afiliasi lain untuk dipasang pada website.
  • Adsense lebih mudah dipelajari, karena memang banyak sekali penjelasan tentang Adsense yang bisa diakses di internet.
  • Anda bisa memilih iklan mana yang ingin ditampilkan dan bisa memilih mana yang tidak ditayangkan.
  • Apabila website Anda sudah memiliki konten asli, keyword relevan dan jumlah artikel yang memadai, maka akan sangat mudah bagi website Anda untuk bergabung dengan Adsense.
  • Tidak akan dikenakan biaya pendaftaran alias gratis apabila hendak menjadi seorang publisher Adsense.
  • Adsense akan memberikan laporan yang lengkap dan detail, sehingga Anda mudah untuk memahaminya.
  • Yang Anda butuhkan hanyalah klik pengunjung sebanyak-banyaknya pada iklan yang tampil di blog kita oleh para pengunjung, sehingga pendapatan pun akan mengalir.

Kekurangan Google Adsense

  • Proses review atau verifikasinya terkadang berjalan lama. Biasanya proses verifikasi bisa berlangsung berhari-hari bahkan hingga berbulan-bulan, namun jika website Anda menyajikan konten yang original dan berkualitas, maka tidak sulit untuk mendapatkan verifikasi yang lebih cepat.
  • Angka minimum untuk payout (PO) adalah $100 atau setara dengan satu juta rupiah lebih, sehingga akan memerlukan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mendapat penghasilan dari adsense apabila website Anda kita belum menghasilkan sampai $100.
  • Adsense tidak pernah menampilkan iklan yang mana saja yang sering di klik oleh pengunjung.
  • Harga iklan tidak bisa diketahui dengan pasti, sehingga Anda tidak bisa mengetahui iklan mana yang paling rendah nilainya dan yang paling tinggi nilainya.
  • Anda tidak akan pernah tau, tentang berapa sesungguhnya porsi pendapatan yang dihasilkan sebelum menjalankannya, karena Adsense hanya menyebutkan pembagian hasil sebesar 68% untuk Adsense for content dan 51% untuk Adsense for search.

Google Adwords

Untuk mengulas perbedaan Google Adsense dan Adword, kami pun perlu memberikan penjelasan lengkap mengenai Google Adword. Berbeda dengan Google Adsense, Google Adword dapat digunakan bagi Anda yang hendak mengiklankan sesuatu. Yang mana iklan yang dipasang akan memiliki 2 tipe pembayaran, yakni PPM dan PPC.

Artikel Terkait  Cara Iklan di Instagram Gratis Setiap Bulan

Sistem PPC yang dimiliki oleh Adword hampir sama dengan Adsense. Namun perbedaannya adalah, Anda lah yang berperan memasang iklan, sehingga Anda harus membayar pada setiap klik yang dilakukan oleh pengunjung. Sementara untuk PPM, adalah sistem yang mengharuskan Anda untuk membayar jika klik untuk mengarah ke web Anda mencapai jumlah tertentu.

Kelebihan Google Adword

  • Harganya lebih fleksibel, karena Anda bisa menentukan sendiri anggaran budget atau saldo yang akan digunakan untuk memasang iklan.
  • Proses pengerjaan dapat berjalan dengan cepat, setelah Anda mengisi saldo iklan, maka iklan bisa langsung aktif ditayangkan.
  • Pemasangan iklan tidak terkait usia website Anda.
  • Tidak akan ada resiko gagal, walaupun ada resiko ditolak karena tidak memenuhi persyaratan, namun nantinya Anda tidak akan dikenakan biaya apapun.

Kekurangan Google Adwords

  • Harus mengeluarkan biaya setiap bulan agar iklan Anda selalu tampil pada halaman pertama Google.
  • Jika iklan diklik oleh pengunjung, maka saldo iklan akan berkurang. Apabila saldo habis, maka Anda harus membayarnya lagi.
  • Memiliki sifat non organik, artinya apabila website Anda memang ada di halaman pertama Google, namun untuk reputasi belum tentu dapat menjadi yang lebih unggul.
  • Tidak bisa selalu tampil selama 24 jam sepanjang tahun. Sebab, semua tergantung budget/saldo iklan yang Anda miliki. Semakin banyak saldo yang dimiliki, maka iklan akan semakin sering tampil. Namun, jika saldo yang dimiliki semakin sedikit, maka iklan akan semakin jarang tampil.

Jadi, singkatnya begini. Adwords merupakan layanan iklan dari Google yang memang diperuntukkan untuk mempromosikan website bisnis Anda melalui iklan yang akan ditayangkan pada halaman pertama Google, karena Anda lah yang dijadikan pihak pemasang iklan, sehingga setiap biayanya harus Anda tanggung.

Namun untuk Google Adsense, Anda hanya perlu memasang iklan pihak lain yang disediakan oleh Adsense dalam website Anda. Penghasilan iklan tersebut akan dibagi dua, karena pihak Adsense akan memberikan bayaran yang istilahnya dapat dikatakan sebagai biaya penyewaan tempat iklan di dalam website Anda.

Nah, dari sini apakah Anda sudah memahami perbedaan Google Adsense dan Adword? Keduanya memang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, baik keduanya sama-sama bisa digunakan untuk meningkatkan penghasilan website Anda.
Lantas, manakah yang akan Anda pilih?

Sebelum memilih salah satunya, apakah saat ini Anda sudah memiliki website sendiri? Pasalnya, baik Google Adsense maupun Google Adword hanya bisa digunakan, ketika Anda sudah memiliki website sendiri.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.
Tentang Kami Kontak Kami
Pengenalan Perusahaan Pengenalan Layanan
Tags: