Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan website. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
Sebuah Pengantar Tentang Flowchart (pengertian, contoh dan cara pembuatan)
Dalam pembuatan sebuah website maupun aplikasi, flowchart adalah bagian dari pengembangan yang dibuat dengan tujuan untuk menjaga agar sistem yang dikembangkan tetap berada pada jalur yang telah ditentukan. Meski terlihat sepele, banyak yang tidak paham dengan hal ini. Untuk itu kami membuat tulisan ini untuk Anda lebih memahami tentang flowchart.
23222
post-template-default,single,single-post,postid-23222,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive

Sebuah Pengantar Tentang Flowchart (pengertian, contoh dan cara pembuatan)

Sebagai seorang developer ataupun programmer, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah flowchart. Flowchart ini sangat berkaitan dalam kegiatan pembuatan suatu program ataupun pengembangannya. Karena hal ini merupakan sesuatu yang penting jadi ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu flowchart sebelum membahasnya lebih jauh lagi.

Flowchart adalah?

 


 

Artikel Terkait  Fitur Website Perusahaan | Fitur Premium

Pengertian flowchart adalah salah satu jenis diagram yang berisikan alur kerja atau proses untuk menyelesaikan suatu perintah ataupun masalah. Flowchart bagi seorang programmer dan developer memegang peran penting yaitu, untuk menampilkan informasi dan membantu membuat penalaran dari informasi yang disampaikan.

Flowchart biasanya identik dengan berbagai macam simbol-simbol yang masing-masing memiliki arti tersendiri. Simbol tersebut mengilustrasikan mengenai urutan langkah ataupun proses dari sebuah sistem dengan adanya garis yang menghubungkan langkah atau proses demi proses menggunakan tanda panah.

Lalu seberapa penting flowchart bagi developer dan programmer dalam menyelesaikan pekerjaan mereka? kita dapat memahami peranan flowchart dengan mengetahui apa saja fungsi dari dibuatnya flowchart tersebut.

Secara umum fungsi flowchart adalah sebagai berikut:

 

  1. Flowchart bisa menjelaskan data secara visual agar lebih mudah dimengerti, dibandingkan hanya membaca sebuah algoritma ataupun bahasa pemrograman bagi developer ataupun end user yang awam akan istilah dalam program, algoritma dan hal-hal yang berkaitan dengan teknis dan proses yang complex.
  2. Dasar mendesain suatu proses
  3. Flowchart menggambarkan struktur awal dari sebuah program, algoritma atau bahkan sebelum membuat sebuah bahasa pemrograman.
  4. Flowchart dapat menggambarkan gambaran umum dari apa yang ingin dibuat beserta proses-prosesnya sehingga developer ataupun programmer dapat meninjau kembali detail tersebut apakah sudah sesuai dengan tujuan atau tidak sebelum diubah kedalam suatu kode maupun program.
  5. Adanya alur-alur sebuah proses untuk mencapai suatu tujuan, selain memudahkan end user untuk mengerti juga membantu programmer atau developer melakukan coding sesuai dengan alur yang sudah digambarkan serta mempermudah dalam pembuatan aplikasi

 

Simbol atau tanda dalam flowchart

 
Untuk bisa membaca, mengerti serta membuat sebuah flowchart, ada beberapa simbol-simbol di dalam flowchart adalah yang perlu kita pahami. Simbol inilah yang sering digunakan dalam pembuatannya yang arti dari masing-masing simbolnya adalah sebagai berikut:

Terminator

 
Adalah simbol dari flowchart adalah yang mewakili awal dan akhir dari sebuah proses, tanda terminator ini biasanya berbentuk lingkaran oval yang agak panjang.

Process

 
Process dalam flowchart adalah bagian yang menunjukkan adanya pemrosesan atau pengelolaan data. Bagian ini biasanya akan ditandai dengan bentuk persegi panjang.

Document

 
Ditampilkan dengan tanda dokumen yang menunjukan adanya dokumen atau report (laporan).

Decision

 
Bagian ini melambangkan suatu keputusan yang percabangan, garis yang keluar dari simbol decision akan merujuk ke sub proses berikutnya. Biasanya ditunjukkan dengan lambang persegi ketupat.

Data

 
Ditunjukkan dengan bentuk jajaran genjang, bagian ini mewakili data yang masuk dan keluar pada suatu sistem, bisa berupa masukan data dari pelanggan.

On-Page Reference

 
Referensi di dalam page biasanya ditampilkan dalam bentuk lingkaran. Fungsinya adalah menghubungkan ke bagian lain atau flowchart lain, biasanya di tengahnya akan diwakili oleh huruf yang nantinya bisa ditemukan pada halaman yang sama.

Off-Page Reference

 
Tanda ini menjelaskan tentang proses menghubungkan ke halaman lain atau flowchart lain, biasanya di tengahnya akan diwakili oleh huruf yang nantinya bisa ditemukan di halaman lain.

Artikel Terkait  Halaman Website Adalah? Pengertian, Jenis dan Manfaatnya

Delay

 
Bagian yang mengidentifikasi ada proses delay atau tunggu ini biasanya ditampilkan dalam bentuk setengah lingkaran oval.

Flow

 
Yang terakhir adalah bagian flow yang mewakili aliran atau arahnya suatu dari proses. Bagian flow biasanya ditandai dengan tanda panah.

Sama seperti DFD (Data Flow Diagram), flowchart juga ada yang menampilkan high level flowchart dimana simbolnya lebih sedikit dan hanya menampilkan suatu proses secara garis besar saja. Ada juga low level yang menampilkan flowchart yang lebih detail terhadap suatu proses, semakin kecil levelnya maka semakin detail proses yang ditampilkan pada flowchart.

Simbol yang telah dijelaskan diatas merupakan simbol yang umum digunakan. Masih ada beberapa simbol lagi yang bisa digunakan untuk membuat sebuah low level flowchart yang lebih detail lagi prosesnya seperti, stored data, comment atau annotation, predefined process, tape data, multiple document, merge, manual input, display dan masih banyak lagi.

Namun sekali lagi, meski DFD dan flowchart seperti serupa dengan adanya simbol yang merepresentasikan arti tertentu dan dihubungkan serta diarahkan menggunakan flow atau garis tunjuk dengan fungsi menghubungkan simbol satu dengan yang lainnya tetapi DFD dan flowchart adalah sesuatu yang berbeda. Dilihat dari simbol-simbol yang digunakan saja, DFD dan flowchart sudah terlihat perbedaannya.

DFD lebih menjelaskan mengenai alur data pada suatu sistem sedangkan flowchart sendiri lebih menjelaskan alur kerja atau proses-prosesnya. Pada DFD tidak ada proses perhitungan sedangkan pada flowchart bisa ditemukan suatu proses perhitungan dalam langkah-langkah menyelesaikan suatu hal.

Langkah-langkah membuat flowchart

 
Setelah mengetahui simbol-simbol apa saja yang digunakan serta perbedaan flowchart dan DFD. Berikut ini merupakan langkah atau cara membuat flowchart.

     

  1. Langkah awal selalu diawali dengan adanya terminator, karena simbol terminator memang mewakili awal dan akhir dari sebuah proses. Biasanya kita menemukan kata “mulai” atau “start”
  2. Langkah berikutnya tergantung dari sistem apa yang anda ingin buat, karena suatu proses akan menunjukan cara kerja dari suatu sistem. Maka proses sistem satu dan sistem lainnya akan berbeda sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Setelah start, ada yang kemudian menggambarkan process, ada juga yang langsung ke decision, ada juga yang memasukan data terlebih dahulu. Semua tergantung pada tujuan apa yang ingin dicapai
  3. Karena setiap sistem ataupun sesuatu yang ingin dijelaskan melalui flowchart satu dengan yang lain, maka tidak ada aturan tetap simbol mana yang seharusnya dipakai terlebih dahulu. Kembali lagi pada kebutuhan si developer ataupun programmer dengan memanfaatkan simbol-simbol pada flowchart untuk menerangkan proses dan alurnya suatu sistem maupun hal lainnya
  4. Tentu saja harus menggunakan flow atau tanda panah untuk menunjukkan aliran atau arah suatu proses atau langkah yang terjadi dalam flowchart.  Flow ini menghubungkan antara simbol yang satu dengan yang lainnya
  5. Terakhir tentu saja, yaitu penggunaan kembali simbol terminator dengan berisikan keterangan “end” atau “selesai”. Tentu saja artinya untuk mengakhiri bagaimana proses itu terjadi pada suatu sistem ataupun akhir dari algoritma atau apa saja yang ingin dijelaskan dengan menggunakan flowchart

 

dari langkah-langkah pembuatan sebuah flowchart diatas, maka contoh flowchart dapat digambarkan dengan model sebagai berikut:


 

pembuatan flowchart dapat disesuaikan dengan tujuan pembuatan serta level apa yang ingin digambarkan karena semua itu mempengaruhi simbol-simbol apa saja yang nantinya digunakan untuk menggambarkan proses-proses yang terjadi.

Untuk pembuatan flowchart ini, bagi sebagian orang masih merasa proses penggambaran ini rumit  karena ada banyak simbol yang mesti digunakan untuk merepresentasikan arti yang berbeda-beda serta akan memakan banyak waktu dalam pembuatannya.

Namun sekarang ini, hal itu bukan lagi masalah karena ada banyak aplikasi online yang beredar di internet yang di khususkan untuk membantu pembuatan sebuah flowchart online.

Ada juga aplikasi online dengan multi user dan real time flowchart, dimana anda bisa berkolaborasi dengan teman-teman anda untuk membuat flowchart secara real time sambil chatting atau berkomunikasi sampai dengan bertukar data yang berhubungan dalam pembuatan sebuah flowchart.

Artikel Terkait  Google AMP Adalah : Solusi untuk Meningkatkan SEO Situs

Kesimpulan

 
Jadi sebelum membuat suatu program atau melakukan pengkodingan, belajarlah cara pembuatan flowchart. Selain membantu anda untuk memahami alur proses dari sebuah sistem yang akan dibuat, ini juga akan memudahkan anda dalam menjelaskan kepada end user mengenai apa aplikasi yang anda buat serta proses apa saja yang terjadi didalam sebuah aplikasi tersebut sehingga menghasilkan hasil akhir untuk menyelesaikan suatu masalah.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: