Panduan Belajar Git Bash Bagi Developer Pemula (Lengkap)
Git bash merupakan aplikasi yang menyediakan lapisan emulasi untuk pengalaman Git command line. Aplikasi git ini memudahkan programmer untuk mengetahui perubahan source codenya. Berikut penjelasan selengkapnya!
23473
post-template-default,single,single-post,postid-23473,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive
thumbnail-git-bash

Panduan Belajar Git Bash Bagi Developer Pemula (Lengkap)

Apa yang terlintas dipikiran Anda saat mendengar kata Windows? Kebanyakan pasti menjawab komputer maupun laptop. Penggunaan Windows sebagai sebuah sistem operasi komputer masih terbilang cukup banyak dibandingkan dengan pesaingnya seperti Mac Os.

Terkadang, para developer juga tidak jarang mempertimbangkan sebuah sistem operasi yang akan digunakan pada perangkatnya dalam mengembangkan project mereka. Karena sistem operasi juga memegang peranan penting dalam perangkat Anda, yaitu mengatur dan mengontrol perangkat keras dan sistem untuk menjalankan sebuah aplikasi.

Selanjutnya, developer juga akan mempertimbangkan untuk menggunakan aplikasi-aplikasi yang dapat mempermudah pekerjaan mereka dalam mengembangkan projectnya. Dari sekian banyak aplikasi yang tersedia untuk developer, salah satu aplikasi yang perlu dipelajari adalah Git. Baik bagi para developer pemula maupun profesional. Dikarenakan fungsi dari Git itu sendiri.

Git sendiri merupakan rangkaian program utilitas command line yang dibuat untuk dijalankan pada lingkungan command line style Unix. Git pada dasarnya merupakan version control system yang bisa mengingat setiap perubahan folder atau file. Git umumnya, oleh para developer digunakan untuk menyimpan file pemrograman mereka karena dirasa efektif dan efisien.

File yang disimpan dalam Git akan terlacak seluruh perubahannya termasuk oleh siapa perubahan tersebut dilakukan. Serta sangat memungkinkan untuk memberikan label versi yang mempermudah dalam mengetahui file mana yang baru saja dimodifikasi, file mana yang merupakan modifikasi sebelumnya ataupun mana yang merupakan file awal.

Jika nantinya terjadi kesalahan saat pengembangan, maka Anda bisa melacak versi terakhir sebelum melakukan perubahan yang dirasa salah. Anda jadi tidak perlu mengulang seluruh langkah-langkahnya dari awal yang tentunya akan menyita waktu. Git bisa menjadi alat kolaborasi bagi banyak developer dalam mengerjakan satu project yang sama.

Adanya fitur yang memperlihatkan seluruh perubahan yang terjadi pada file akan mencegah terjadinya tabrakan antara developer satu dan lainnya saat melakukan perubahan dalam satu line yang sama.  Penggunaan Git tentunya sangat membantu karena cepat dan efektif untuk developer dalam mengembangkan produknya.

Dikarenakan Git bisa dijalankan pada command line style Unix, jadi contohnya bisa ditemukan pada sistem operasi Linux dan Mac Os yang termasuk dalam terminal command line built-in Unix. Sedangkan untuk Microsoft Windows sendiri, terminalnya termasuk kedalam non Unix.

Sebagai gantinya, kita dapat menemukan command prompt Windows untuk lingkungan terminal non-Unix. Pada Windows, Git sering ditampilkan sebagai bagian dari aplikasi GUI (Graphic User Interface) tingkat tinggi. GUI untuk Git dapat mengusahakan untuk mengabstraksi dan menyembunyikan primitif sistem kontrol versi yang mendasarinya.

Artikel Terkait  Blogging Adalah? Pengertian Blogging Dalam Dunia Web

Apa itu Git Bash?

 

git-bash

Lalu bagaimana nasib dari para developer pengguna sistem operasi Microsoft Windows? Seperti yang kita ketahui, Windows bukan termasuk kedalam jajaran command line dengan style Unix seperti rekan-rekannya yaitu, MacOs dan Linux.

Apakah fitur dari aplikasi Git ini sama sekali tidak bisa dinikmati oleh pengguna Windows? Jawabannya, tentu bisa. Para pengguna Windows dapat menikmati fitur Git walaupun dengan versi lainnya dengan memanfaatkan Git Bash. Git Bash memang ditawarkan untuk memberikan pengalaman terminal Git. Git Bash merupakan aplikasi khusus untuk Microsoft Windows yang menyediakan emulasi atau tiruan layar untuk Git command line.

Git untuk Windows memiliki emulasi Bash yang akan digunakan untuk menjalankan Git dari command line atau baris perintah. Penggunaan *nix akan membuat Anda merasa menggunakan Git seperti pada command line dengan style Unix, karena emulasi Bash berperan seperti command Git pada Linux maupun Mac Os.

Bash adalah singkatan dari Bourne Again Shell. Shell merupakan aplikasi terminal yang dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui perintah tertulis. Bash merupakan default shell yang populer pada command line dengan style Unix. Git dapat meng-install Bash, beberapa utilitas Bash yang umum dan juga Git pada Windows OS.

Cara Mendownload

 
Bagaimana untuk cara mendapatkan aplikasi ini untuk komputer atau laptop Anda? Git Bash merupakan open source project yang dapat di download melalui website mereka, yaitu git-scm.com kemudian pilih download button.

Kemudian Anda akan diarahkan ke halaman untuk mendownload aplikasi Git. Untuk bisa download aplikasi Git ini, Anda langsung saja klik Windows button. Git Bash akan secara otomatis terdownload. Saat ini, pada Agustus 2020 versi terbaru yang tersedia untuk Windows adalah 2.28.0. Lakukan penginstalan program Git, jika proses download telah selesai.

Artikel Terkait  Mengetahui Jenis-Jenis Website dan Memilih yang Terbaik Untuk Bisnis

Belajar Git Bash

 

git-bash-2

Untuk dapat menggunakan Git Bash, Anda dapat mencari tutorial cara menggunakan Git Bash melalui video tutorial ataupun membacanya melalui beberapa blog, seperti yang Anda lakukan saat ini. Berikut ini merupakan beberapa langkah yang dikutip dari website Medium untuk langkah-langkah penggunaan dari Git Bash.

  1. Create folder baru dengan nama yang Anda inginkan dan juga tempat Anda ingin menyimpan folder tersebut. Misalkan saja Anda memberi nama folder “Mencoba_Git” yang disimpan pada Document yang terletak pada Local Disk (C:). Jika sudah, klik kanan pada folder yang baru saja Anda buat kemudian pilih Git Bash here pada menu yang pop up sebelumnya
  2. Setelah Git Bash terbuka, masukan nama user dan email yang akan digunakan untuk merekam author yang nantinya melakukan perubahan file atau folder di saat git sudah digunakan. Konfigurasi yang muncul akan seperti ini :

‘git config — — global user.name “(nama)”’

‘git config — — global user.email “(email)”’

  1. Kemudian, buat Git repository pada folder baru Anda dalam folder “Mencoba_Git” yang telah Anda buat sebelumnya dengan perintah ‘git init’. Anda dapat dikatakan berhasil dalam pembuatan repository jika dilihat pada Git Bash atau dengan melihat munculnya folder hidden bernama ‘.git ’ di folder repository Anda
  2. Lalu, create file README.txt di folder Anda dan beri perintah ‘git[spasi]status’ di Git Bash. Nantinya akan ada tulisan berwarna merah yang menandakan ada perubahan file di folder Anda bernama README.txt. Untuk menyelesaikan ini, Anda harus memberi perintah lanjutan, yaitu ‘git[spasi]add[spasi][Nama_file]’ atau ‘git[spasi]add[spasi].’ Pilih salah satu. Nama filenya dituliskan dengan README.txt. Tulisan berwarna merah artinya menambahkan salah satu file dan tulisan yang berwarna hijau untuk menambahkan semua file
  3. Selanjutnya, tulisan akan berubah menjadi warna hijau dengan tambahan ‘new file:’ dibagian depan. Lalu commit perubahan yang telah Anda add dengan perintah ‘git[spasi]commit’. Selain ‘git[spasi]commit’, Anda bisa memberi perintah dengan ‘git[spasi]commit[spasi]-m [spasi]”[keterangan commit]”’. Contohnya ‘git commit -m ‘Penambahan File README.txt’. Anda harus menambahkan keterangan perubahan (tanda merah). Kalimat yang berawal pagar(#) tidak akan menjadi keterangan, karena itu hanya komentar atau untuk membantu Anda apa yang akan dilakukan saat Anda mengcommit suatu perubahan
  4. Setelah Anda melakukan commit, akan muncul detail perubahan di commit. Saat perintah ‘git status’ akan bertuliskan seperti :

$ git status

On branch master

nothing to commit, working tree clean

Hal ini menandakan file Anda sudah aman. Untuk melihat riwayat perubahan yang Anda lakukan, Anda bisa memberi perintah ‘git[spasi]log’

  1. Log akan menampilkan commit yang telah Anda lakukan sebelumnya (HEAD→ master), siapa author dan juga alamat email orang yang melakukan perubahan tersebut, kemudian akan ada keterangan tanggal dan waktu terjadinya perubahan. Serta adanya info perubahan apa yang terjadi. Seperti contoh di atas, yaitu Penambahan File README.txt

Nah itulah merupakan contoh sederhana dari penggunaan Git Bash, Anda masih sangat memungkinkan untuk membuat branch baru sebanyak mungkin dan menggabungkannya dengan branch utama atau master begitu juga sebaliknya.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: