Media Pengembangan Web & App | by APPKEY

Desain Design UI User Research | Mengenal Perilaku User dan Kebutuhannya Terhadap...

User Research | Mengenal Perilaku User dan Kebutuhannya Terhadap Aplikasi

-

Saat seseorang membutuhkan sesuatu maka hal pertama yang mereka lakukan adalah mencari tahu berbagai informasi terkait hal mereka ingin ketahui. Contohnya saat seorang konsumen ingin membeli sebuah produk pakaian online, maka tidak akan langsung membeli di toko yang pertama dia temukan.

Tentunya pembeli ini akan mulai dari mencari marketplace yang sesuai baru mencari toko yang menjual pakaian yang dia inginkan, harga yang sesuai, ukuran yang pas, dan warna yang disukai.

Setelah menemukan toko yang sesuai barulah pembeli tersebut melakukan pembelian. Nah, kegiatan inilah yang disebut dengan research. Lalu bagaimana dengan user? Yup, seperti yang sudah kita ketahui bersama, user adalah pengguna atau pemakai.

Maka user research dapat disimpulkan sebagai proses mengumpulkan data dari user. Bagaimana contohnya? Misalnya Anda akan memberikan kado untuk seseorang, maka Anda akan mencari tahu apa yang disukai oleh orang tersebut.

Mulai dari makanan yang disukai, warna, hobi, apa yang sedang dibutuhkan, dan berbagai hal yang berhubungan dengan apa yang disukainya. Anda mencari berbagai informasi tersebut dengan bertanya ke orang di sekelilingnya atau media sosialnya. Hingga akhirnya Anda mengetahui apa yang disukainya dan memberikan hadiah tersebut.

Contoh di atas adalah apa yang disebut dengan user research dan akan menjadi pembahasan dalam artikel kali ini. Topik ini adalah cara yang dapat diterapkan dalam pembuatan produk digital, dalam hal ini pembuatan aplikasi. Penasaran bagaimana user research diterapkan untuk mengenal dan mengetahui kebutuhan konsumen? Simak artikel ini hingga akhir, ya!

User Research Dalam Proses Pembuatan dan Pengembangan Aplikasi

 

user-research-1

Sebelum membahas lebih jauh, tentunya Anda harus memahami pengertian user research lebih baik. User research adalah kegiatan mewawancarai user atau pengguna yang memiliki prospektif menjanjikan dan user actual untuk sebuah produk dengan tujuan mendapatkan informasi yang jelas mengenai suatu hal. Sederhananya, user research dapat diartikan sebagai proses mengumpulkan data dari user.

Dalam proses pembuatan aplikasi, user research dilakukan dengan tujuan memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen. Hal ini sangat penting untuk dilakukan agar tujuan utama pembuatan aplikasi dapat tercapai.

Informasi yang dikumpulkan ini mulai dari desain dan logo aplikasi, fitur yang dibutuhkan, tata letak fitur, dan ekspektasi user terhadap aplikasi yang akan dibuat.  Dari proses user research yang Anda lakukan tersebut, dapat digunakan untuk mendapatkan ide, melakukan evaluasi dan menemukan solusi, serta mengukur sejauh mana dampak yang akan dihasilkan.

Contohnya adalah ketika developer atau pengembang aplikasi ingin membuat sebuah aplikasi game yang dikhususkan untuk anak-anak. Maka yang harus dilakukan pertama kali adalah mencari tahu game seperti apa yang disukai oleh anak-anak namun dapat melatih kemampuan atau membantu anak lebih cepat tanggap.

Maka developer harus mencari tahu apa jenis game atau permainan yang disukai oleh anak-anak, jenis game seperti apa yang dapat melatih kemampuan seorang anak, desain seperti apa yang harus dibuat agar seorang anak yan baru belajar membaca atau tidak bisa sama sekali masih bisa memahami bagaimana memainkan game tersebut.

Berbagai informasi yang telah dikumpulkan ini nantinya akan menjadi pedoman tim developer dalam mengembangkan aplikasi game tersebut. Dengan memiliki pedoman yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan konsumen, maka aplikasi yang dibuat akan sesuai dan relevan untuk pengguna aplikasi tersebut nantinya.

Artikel Terkait  Siap-Siap! Ini Loh Tren Desain Grafis yang Bakal Booming Tahun 2021

Pentingnya Melakukan User Research dalam Pengembangan Aplikasi

 

1. Menciptakan Desain yang Sesuai dan Relevan

Alasan utama pengembang aplikasi menggunakan user research adalah karena inilah satu-satunya cara yang paling tepat untuk memahami pengguna aplikasi yang akan dibuat. Dengan memahami keinginan dan kebutuhan pengguna maka desain aplikasi yang dibuat akan sesuai dengan apa yang menjadi ekspektasi pengguna.

Apabila dalam pembuatan aplikasi hal ini tidak dilakukan maka Anda tidak akan dapat membuat desain paling relevan yang sesuai dengan ekspektasi pengguna. Akibatnya, aplikasi yang Anda buat tidak akan mendapatkan banyak peminat bahkan tidak akan mendapatkan target audience yang diharapkan sama sekali.

2. Menciptakan Desain yang Sederhana dan Nyaman Digunakan

Berbagai jenis produk atau aplikasi yang dibuat harus memiliki tingkat usability tinggi, contohnya mudah dan nyaman digunakan. Salah satu cara untuk mengetahui tingkat usability adalah dengan melakukan pengujian pengguna.

Saat ini teknologi harus dibuat agar dapat digunakan oleh semua orang, bahkan orang awam sekalipun. Artinya, jika aplikasi Anda hanya dipahami dan dapat digunakan oleh ahli saja, maka Anda gagal membuat aplikasi yang baik.

Saat ini orang menginginkan produk yang mudah, sederhana, namun efisien. Para pengguna berekspektasi untuk menemukan produk yang dapat mereka nikmati, mengetahui kebutuhan mereka, dan pengguna tidak harus berpikir keras bagaimana menggunakan produk tersebut. Jika dalam tahapan user research Anda kurang maksimal, maka user experience nya bisa mendapat nilai yang buruk. Ini akan menjadi masalah karena kemungkinan besar pengguna akan berpindah ke produk lain, terutama jika produk tersebut memiliki banyak pesaing. Ini akan jauh lebi baik jika produk yang Anda buat memberikan pengalaman baik dan berkesan pada saat digunakan. Sebab produk dengan tingkat kegunaan yang tinggi akan membuat pengguna bekerja lebih aman, cepat, dan efisien.

3. Memahami Return on Invesment Berdasarkan Desain UX

Meski banyak orang yang sudah memahami pentingnya desain, perancang dan peneliti user experience masih harus berusaha agar mendapatkan berbagai sumber daya demi kelancaran pekerjaan yang mereka lakukan.

Hal ini karena terkadang para investor atau petinggi perusahaan gagal melihat nilai investasi dari proses user research dan user experience karena dampaknya yang memang tidak langsung dapat dirasakan. Inilah mengapa apabila terjadi kekurangan sumber daya, terutama dana, maka user experience menjadi salah satu bagian yang mengalami penurunan atau pemotongan.

Beda halnya dengan jika terjadi pemotongan untuk pengembangan aplikasi yang langsung terasa karena akan ada beberapa fitur yang dihilangkan. Hal ini dikarenakan jika user experience mengalami penurunan dampak yang dirasakan tidak terlalu dirasakan ketika proses pengembangan aplikasi. Namun diakhir, pada saat produk sudah digunakan oleh pengguna, maka akan terasa dampak yang dirasakan oleh perusahaan karena produk yang dipasarkan akan kehilangan peminat karena user experience yang yang tidak sesuai ekspektasi.

Itulah mengapa akan jauh lebih baik menunjukkan data terkait nilai user experience kepada investor dibandingkan dengan memperdebatkannya. Caranya ialah dengan menunjukkan hasil studi yang telah didaptkan dari user experience yang telah dilakukan untuk menunjukkan ROI atau Return on Invesment pada UX. Dengan mampu menunjukkan bahwa perubahan yang dihasilkan dari melakukan user research membawa dampak baik dan akan meningkatkan penjualan maka tentunya para investor atau pemegang saham akan memberikan perhatian lebih besar untuk melakukan studi satu ini.

Metode yang Dapat Dilakukan Untuk User Research

 

user

1. Metode Interviews

Metode pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengadakan wawancara. Tentunya Anda harus memastikan narasumber yang Anda pilih sesuai dengan aplikasi yang akan Anda buat. Misalnya untuk aplikasi sosial media maka yang relevan untuk diwawancara adalah anak muda dan pengguna aktif sosial media, jika membuat aplikasi music maka yang relevan untuk diwawancara adalah orang yang memang hobi mendengarkan music.

Wawancara yang Anda lakukan tidak harus formal, buatlah suasananya senyaman dan senatural mungkin. Mulailah dengan menanyakan keseharian mereka yang tentunya berhubungan dengan aplikasi yang akan dikembangkan. Tanyakan juga harapan atau apa yang menjadi ekspektasi mereka pada sesi wawancara. Manfaatkan waktu untuk memperoleh informasi sedetail mungkin.

2. Membuat Group Diskusi

Cara kedua yang dapat Anda coba adalah dengan membuat fokus group khusus untuk melakukan diskusi. Undanglah maksimal sepuluh orang dari berbagai background yang berbeda untuk melakukan diskusi dengan tema yang telah Anda siapkan. Pastikan untuk menyiapkan seorang moderator yang akan memberikan statemen awal dan memimpin jalannya diskusi agar tetap fokus pada masalah yang sedang didiskusikan.

Masalah yang dapat Anda angkat seperti desain produk yang eye catching, fitur yang harus ada dalam suatu aplikasi, dan berbagai hal lainnya. Catatlah seluruh hasil diskusi yand dilakukan. Dari hasil diskusi tersebut Anda akan mendapat berbagai kesimpulan. Kesimpulan tersebut dapat menjadi reverensi yang sangat berguna dalam pembuatan aplikasi nantinya.

Artikel Terkait  Cara Memilih Skema Warna Terbaik untuk Aplikasi Anda

3. Metode Menyebar Kuesioner

Metode terakhir yang dapat Anda lakukan ialah dengan menyebarkan atau membagikan kuesioner. Buatlah pertanyaan yang berhubungan dengan aplikasi dan berbagai hal yang Anda ingin ketahui. Anda dapat membuat pertanyaan terbuka atau pertanyaan tertutup sesuai kebutuhan Anda.

Namun ada baiknya menyatukan dua jenis pertanyaan ini agar data yang Anda dapatkan lebih valid dan tepat sasaran. Anda dapat memanfaatkan fasilitas Google Form untuk membuat kuesioner untuk kemudian disebarkan melalui sosial media.

Itulah berbagai pembahasan terkait user research. Namun yang tidak kalah penting adalah tata cara dalam melakukannya. Mulailah melakukannya dengan menyiapkan pertanyaannya yang akan diajukan, pastikan pertanyaan berhubungan dan to the point.

Selanjutnya undanglah partisipan melalui telepon, email, atau chat, bahkan Anda dapat mengundang partisipan dengan bertemu secara langsung. Jangan lupa untuk menjelaskan maksud dan tujuan Anda serta memberikan gambaran agar partisipan percaya bahwa Anda tidak sedang mencoba melakukan sesuatu yang tidak bertanggung jawab.

Jika Anda harus merekam, baik suara ataupun mengambil video pastikan partisipan telah memberikan izin. Terakhir, berian reward bagi mereka yang telah meluangkan waktu menjadi partisipan Anda.

Dalam membuat dan mengembangkan suatu aplikasi, terutama aplikasi yang diperuntukkan bagi masyarakat secara luas, ada berbagai hal yang harus diperhatikan. Terutama jika berhubungan dengan user, maka kenyamanan user adalah hal utama yang harus diperhatikan.

Sebab userlah yang menjadi penentu di akhir apakah produk yang dihasilkan berhasil atau tidak. Oleh karena itu pastikan untuk memperhatikan berbagai hal dan menjalankan seluruh proses dengan baik. sekian artikel kali ini, terima kasih telah mengikuti artikel ini hingga akhir. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya dan semoga bermanfaat!

[jasa-pembuatan-aplikasi]


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang Website, Aplikasi, Desain, Video dan API langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Metadata Adalah? Fungsi dan Jenis-Jenis Metadata

Pernah mendengar istilah metadata? Mungkin, kita sering mendengar istilah metadata. Tetapi, banyak dari kita yang belum tahu arti dari metadata...

Proses Komunikasi: Encoding dan Decoding

Jika kita dapat melihat percakapan antar komputer, mungkin akan terlihat seperti ini: "010110111011101011010010110". Bahasa ini disebut dengan biner, encoding...

Pengertian Internet & Dampak Positif dan Negatif Internet

Internet mungkin bukan sesuatu yang asing lagi, sebab semua kalangan pasti tahu apa itu internet. Hanya saja jika ditanya...

Looping Adalah Algoritma Perulangan: Berikut Contohnya

Jika anda sudah mendalami atau sedang mendalami dunia pemrograman terdapat sebuah konsep yang dapat memudahkan anda dalam menyusun struktur...

Mau Jadi Front-end Developer? Kamu Perlu Menguasai 10 Skill Berikut Ini!

Secara umum untuk membuat sebuah website impian Anda menjadi nyata, Anda hanya perlu datang ke web developer dan menyampaikan...

Mockup adalah: Membuat Mockup Design untuk Website

Wireframes adalah kerangka. Prototipe menunjukkan perilaku. Mockup adalah kulitnya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa mockup sama pentingnya dengan...

Jasa Pembuatan Website Untuk Toko Online

Perusahaan yang menyediakan Jasa pembuatan website untuk toko online bisa kita temukan dengan mudah di internet. Masing-masing dari perusahaan...

8 Contoh Search Engine Terbaik yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Dulu jika ingin mencari informasi tentang apapun biasanya kita akan menanyakan kepada seseorang yang lebih mengetahui informasi, atau datang...

Layout adalah : 4 Prinsip Dasar Desain Layout

Desain layout adalah salah satu bagian dari seni kita semua tahu,  untuk bisa menampilkan seni dengan baik, kita harus...

Apa Itu Cache Memory? Pengertian dan Fungsinya

Apa itu cache memory? Orang yang setiap hari berinteraksi dengan internet, istilah cache tentu saja bukan lagi istilah yang...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya