Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan website. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
Tips Belajar Bahasa Pemrograman Ruby | Yuk Tingkatkan Skill Coding Anda
Salah satu jenis bahasa pemrograman adalah Ruby. Ruby dikenal sebagai bahasa yang mudah, cantik, dan sangat fleksibel digunakan. Bahkan Twitter, website media sosial raksasa yang tengah naik daun di Indonesia sekarang pun dikembangkan dengan bahasa Ruby. Berikut informasi selengkapnya untuk Anda.
23527
post-template-default,single,single-post,postid-23527,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive
ruby-thumbnail

Tips Belajar Bahasa Pemrograman Ruby | Yuk Tingkatkan Skill Coding Anda

Pernahkah Anda mendengar bahasa pemrograman Ruby? Seorang programmer umumnya dituntut untuk menguasai sebanyak mungkin bahasa pemrograman. Tujuannya untuk memudahkan mereka saat harus merakit project menggunakan beragam bahasa.

Salah satu jenis bahasa pemrograman adalah Ruby. Ruby dikenal sebagai bahasa yang mudah, cantik, dan sangat fleksibel digunakan. Bahkan Twitter, website media sosial raksasa yang tengah naik daun di Indonesia sekarang pun dikembangkan dengan bahasa Ruby.

Ingin tahu lebih banyak soal bahasa pemrograman Ruby? Yuk simak pembahasan tentang Ruby hingga tutorial mempelajarinya secara lengkap berikut ini.

Apa Itu Bahasa Pemrograman Ruby?

 

ruby-1

Umumnya, Ruby dikenal sebagai nama batu perhiasan. Namun di dunia IT, Ruby merujuk pada salah satu jenis bahasa pemrograman yang populer digunakan untuk melaksanakan tugas programming, seperti membangun website.

Ruby terkenal sebagai bahasa pemrograman yang natural dinamis, mudah dipahami, serta bersifat open source. Pembuatan bahasa pemrograman Ruby ditujukkan untuk menggabungkan semua kelebihan bahasa pemrograman lainnya menjadi satu paket.

Pencipta sekaligus pengembang pertama bahasa pemrograman Ruby ialah Yukihiro Matsumoto, seorang programmer asal Jepang di tahun 1993. Project ini memakan waktu setahun, hingga dirilis pertama kali pada Desember 1995. Sejak saat itu, perkembangan bahasa pemrograman Ruby terus bertambah pesat dari waktu ke waktu.

Perkembangan Ruby yang paling pesat terjadi pada tahun 2006, di mana komunitas pengguna Ruby mulai bermunculan. Di tahun yang sama, bahasa ini diintegrasikan ke sistem MacOS X milik Apple dan digunakan oleh Framework Rails. Kini Ruby telah didukung oleh banyak OS, seperti Windows, Unix, Linux, MacOS X Leopard, Symbian, dan masih banyak lagi.

Ide pembuatan Ruby dapat dikatakan sebagai suatu konsep yang luar biasa. Hal ini dikarenakan Matsumoto menggabungkan elemen-elemen dari bahasa pemrograman kesukaannya, yaitu Eiffel, Lisp, Smalltalk, Perl dan Ada.

Penggabungan ini ternyata sukses menghasilkan sebuah bahasa yang cantik sekaligus seimbang untuk proses pemrograman imperatif dan fungsional. Bahasa pemrograman Ruby memiliki kemampuan dasar selayaknya Python dan Perl, sementara “tubuhnya” disusun menggunakan bahasa pemrograman C. Unik sekali bukan?

Artikel Terkait  Cara Ganti DNS untuk Browsing Lebih Cepat dan Aman

5 Manfaat Belajar Bahasa Pemrograman Ruby

 

belajar-ruby

Mengapa Anda harus mempelajari bahasa pemrograman Ruby? Banyak developer menilai Ruby adalah bahasa yang sangat fleksibel, unik, dan mudah dikuasai. Selain itu, mempelajari dan menggunakan Ruby saat membuat project akan memberikan Anda 5 manfaat berikut ini:

Hasil Project Lebih Konsisten

 
Keuntungan pertama, hasil project Anda lebih konsisten. Ruby mampu menjadikan project Anda lebih terstruktur serta mudah untuk dibaca. Hal ini dikarenakan developer Ruby selalu mengembangkan framework yang mengikuti konvensi standar pemrograman.

Bekerja Lebih Efisien

 
Framework Ruby on Rails dikenal mempunyai banyak modul dan plugin siap pakai sehingga pekerjaan Anda berlangsung lebih cepat sekaligus efisien. Anda tidak perlu lagi repot-repot menulis banyak kode jika menggunakan Ruby.

Fleksibel

 
Ruby diminati banyak developer lantaran sifatnya yang fleksibel. Banyak bagian dalam Ruby yang bisa Anda hapus, tambah, definisikan ulang, dan kustomisasi sendiri mengikuti kebutuhan Anda. Dengan Ruby, Anda bebas berkreasi!

Berorientasi pada Object

 
Perbedaan utama Ruby dengan bahasa pemrograman lainnya terletak pada orientasinya terhadap objek. Semuanya adalah objek menurut Ruby. Semua kode dan informasi dapat diberikan action serta properti. Sifat ini lantas memberikan banyak kemudahan saat proses coding.

Biaya yang Murah

 
Keuntungan terakhir datang dari segi biaya. Ruby merupakan bahasa yang bersifat open source, bisa digunakan siapa saja, dan gratis. Anda bisa mengunduh Ruby dan frameworknya secara gratis dari GitHub. Di sana, Anda akan menemukan kode-kode open source Ruby yang sudah siap pakai.

Fitur-Fitur dalam Ruby

 
Sebelum mencoba menggunakan Ruby, Anda harus memahami fitur-fitur yang dimiliki oleh bahasa pemrograman ini. Ada banyak sekali fitur menarik dalam Ruby. Beberapa di antaranya yang sering digunakan ialah:

Extension Library

 
Fitur pertama adalah extension library. Jika diperlukan, Ruby bisa secara otomatis me-loading extension library secara dinamis.

Exception

 
Seperti bahasa pemrograman lainnya, Ruby dilengkapi oleh fitur exception. Fitur ini akan membantu Anda untuk menangani error yang terjadi saat proses coding.

Mark-and-Sweep Garbage Collector

 
Tidak perlu kerepotan jika lupa menghapus beberapa informasi yang sudah tidak digunakan. Sebab, Ruby telah menyediakan fitur garbage collector yang akan secara otomatis menghapus informasi tak terpakai dalam memori.

Built-in

 
Ruby dilengkapi oleh fungsi built-in siap pakai. Nantinya fitur ini dapat disisipkan langsung ke dalam script Ruby untuk menjalankan coding.

Konektivitas

 
Bahasa pemrograman Ruby telah dilengkapi dengan fitur konektivitas untuk mempermudah kelancaran kerja saat menggunakannya. Dengan Ruby, Anda bisa dengan mudah terhubung ke beragam jenis database seperti Sybase, DB2, Oracle, dan MySQL.

Artikel Terkait  Plugin adalah? Pengertian, jenis dan fungsi plugin

Tutorial Belajar Syntax di Ruby Level Pemula

 
Saat proses coding, Anda pasti akan diminta untuk membuat syntax. Apa itu syntax? Dalam dunia IT, syntax adalah bentuk rangkaian kode untuk menjalankan kerja yang dibuat dengan bahasa pemrograman.

Lantas bagaimana caranya membuat syntax menggunakan bahasa pemrograman Ruby? Yuk langsung cari tahu jawabannya pada uraian cara belajar membuat syntax dengan Ruby berikut ini.

Memahami Tipe Data

 
Sebelum bisa terjun membuat syntax, mula-mula Anda perlu memahami dasar-dasar pemrograman. Dasar-dasar ini meliputi tipe-tipe data dalam Ruby serta cara mengekspresikan suatu variabel. Ruby mempunyai sejumlah tipe data yaitu string, boolean, integer dan float.

Sedangkan untuk mengekspresikan variabel, Anda bisa melakukannya dalam dua tahap:

1) Buat variabel,

2) Isi variabel dengan nilai yang dikehendaki, bisa dengan nama, angka, huruf, dan lain-lain.

Contoh variabel: Var = 300

“Var” merupakan nama dari variabel, lalu angka “300” adalah tipe data integer.

Artikel Terkait  Cloud Server Adalah? Pengertian dan Fungsinya

Membuat Fungsi

 
Setelah menguasai dasar variabel dan tipe, selanjutnya adalah belajar cara membuat fungsi menggunakan Ruby. Fungsi diperlukan agar Anda bisa memperoleh output atau hasil coding yang dikehendaki.

Setiap bentuk syntax fungsi harus diawali dengan def, lalu diakhiri dengan end. Contoh:

def contohfungsi()

angka = 33

puts “Jumlahnya #{jumlah}”

end

Kode contoh fungsi() di baris pertama digunakan untuk memanggil fungsi yang dibuat. Kemudian, hasilnya nanti ialah: Jumlahnya 33.

Membuat Array

 
Setelah bisa membuat fungsi, selanjutnya adalah membuat array. Proses pembuatan array di Ruby cukup mudah. Buatlah variabel terlebih dahulu, kemudian input sejumlah data di dalamnya. Contohnya:

Bahasa = [“Ruby”, “Phyton”, “Java”]

Angka = [1,2,3]

puts Bahasa

puts Angka

puts “Kata pertama adalah ”+Bahasa.first à method

Dalam barisan kode di atas, terdapat 3 array. Kode .first dijalankan untuk memanggil array index yang pertama. Nantinya, output yang didapat adalah: Kata pertama adalah Ruby. Begitupun seterusnya.

Membuat Loop di Ruby

 
Bagian terakhir adalah belajar membuat loop di Ruby. Terdapat sejumlah cara untuk membuat loop menggunakan bahasa ini, seperti until, for…in, dan while.

Contoh loop until

angka = 7

until angka <= 0

puts “Urutan ke #{angka}”

angka = angka-3

end

Contoh loop for…in adalah:

for angka in (1..5)

print “Nomor #{angka}”

end

Contoh loop while

angka = 5

while angka < 8

puts “#{angka}”

angka = angka+5

end

Menarik bukan pembelajaran di atas? Demikianlah pembahasan artikel kali ini terkait bahasa pemrograman Ruby. Semoga penjelasan dari kami dapat menjadi bekal bagi Anda yang ingin ataupun sedang mempelajari Ruby, ya! Jangan lupa juga untuk mengecek lebih banyak artikel terkait bahasa pemrograman dan dunia IT lainnya dari kami!

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami