Kami siap menjawab pertanyaan Anda tentang jasa pembuatan website. Silahkan hubungi kami pada jam kerja Senin - Sabtu dari pukul 9:00 - 17:00 wita!
Propagasi DNS | Pengertian & Cara Mempercepat Prosesnya
Propagasi DNS (Domain Name System) adalah waktu yang dibutuhkan oleh domain untuk tersambung ke server hosting, biasanya berlangsung hingga 1x24 jam. Berikut cara mempercepat proses propagasi Domain Name System.
22072
post-template-default,single,single-post,postid-22072,single-format-standard,bridge-core-2.0.7,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode_grid_1300,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-19.4,qode-theme-bridge,qode_header_in_grid,wpb-js-composer js-comp-ver-6.1,vc_responsive

Propagasi DNS | Pengertian & Cara Mempercepat Prosesnya

Apa propagasi DNS itu? Pasti anda pernah mendengarnya, bukan? Tetapi, jika belum tahu dengan istilah itu, anda tidak perlu khawatir. Karena, banyak juga orang yang belum tahu arti dari propagasi domain name system ini.

Pada artikel kali ini, kita akan menjelaskan tentang pengertian propagasi DNS dan cara mempercepat prosesnya. Kita akan menjelaskannya secara simpel agar lebih mudah dipahami. Oke, silahkan anda simak informasi lengkapnya berikut ini:

Propagasi untuk domain name system terdiri dari dua kata, yaitu propagasi dan DNS. Istilah propagasi artinya adalah suatu perambatan atau pancaran gelombang. Sementara itu, DNS merupakan singkatan dari Domain Name System. DNS ini adalah sistem yang mentranslasikan URL ke IP address.

Ketika anda mengakses internet dengan URL tertentu. Sebenarnya, di balik layar secara tidak terlihat anda diarahkan oleh DNS ke IP address sebuah website tertentu. Hal ini karena, jika anda ingin mengakses website, tetapi langsung mengetik IP address secara lengkap, tentunya hal itu akan merepotkan anda. Karena, IP address itu adalah kode yang mengandung angka yang paanjang dan cenderung sukar diingat manusia. Maka, angka-angka itu akhirnya diganti dengan alamat berupa susunan huruf yang membentuk nama domain yang dikaitkan di URL. Tetapi, diperlukan juga suatu sistem yang dapat men-translasi URL ke IP address, yaitu DNS.

Pengertian Propagasi DNS

 

Artikel Terkait  Cara Mengecek Domain website dengan Tepat

Kini, saat anda melakukan penelusuran, anda cukup mengingat nama domain yang ada di URL dan memasukkannya ke dalam browser. Kemudian, DNS akan menerjemahkan nama domain itu ke IP address yang membawa anda ke website tertentu saat anda mengakses internet.

Misalnya, Anda ingin mengakses Google.com. Anda tidak perlu lagi mengetik kode IP address 173.194.46.41, tetapi cukup anda ketik nama domainnya saja di browser, yaitu Google.com. DNS menyimpan data semua nama domain dan alamat IP-nya, sehingga saat anda mengetik Google.com pada browser, DNS akan mengetahuinya dan membawa Anda ke situs google dengan nomor IP 173.194.46.41.

Setelah tadi di awal dijelaskan tentang apa propagasi dan DNS itu. Maka, dapat disimpulkan bahwa pengertiannya adalah kasus dimana pengguna tidak bisa langsung mengakses domainnya melalui browser. Si pengguna server harus menunggu waktu yang relatif lama untuk proses deteksi DNS. Padahal, layanan sudah aktif dan domain sudah terdaftar.

Jeda waktu selama proses propagasi ini disebut dengan masa propagasi DNS. Masa ini disebut juga waktu yang diperlukan oleh domain untuk dapat terkoneksi dengan server hosting. Masa ini mempunyai beragam variasi, bisa hitungan menit, jam, bahkan hari. Namun, biasanya masa waktu yang diperlukan bisa berlangsung hingga 1 x 24 Jam. Tetapi, terkadang periodenya bisa memakan waktu hingga 2×24 jam. Hal ini tergantung ISP yang digunakan. Karena setiap ISP mempunyai cara yang berbeda-beda dalam menangani domain. Selama periode propagasi itu, kemungkinan ada pengunjung yang ingin mengunjungi website Anda, tetapi masuk pada website lain.

Propagasi DNS sudah bukan menjadi hal yang asing bagi orang yang pernah mengalami pindah server. Karena, proses propagasi ini adalah hal yang wajar dan pasti terjadi. Agar lebih mudah menjelaskan tentang hal ini, kita akan membuat contohnya yang simple. Misalnya, ada seorang yang bernama NM mempunyai nama domain Gojek.com yang sebelumnya websitenya itu diarahkan oleh sebuah web hosting dengan server yang berlokasi di Amerika Serikat. Kemudian, NM ingin memindahkan websitenya itu ke web hosting dengan server Indonesia, sehingga NM harus mengubah nameserver (NS) pada domainnya.

Setelah perubahan server tersebut, pada awalnya NM merasa bingung, kenapa websitenya tidak langsung pindah ke server hosting barunya yang berlokasi Indonesia. Servernya tetap server hosting yang lama. NM mencoba bertanya langsung ke Provider Layanan Web Hosting, Kemudian, NM diberi tahu bahwa dia harus menunggu proses perpindahan nameservers dalam kurun waktu 1 x 24 jam. Nah, proses perpindahan Nameservers (NS) itulah yang disebut dengan Propagasi DNS.

Kembali ke cerita NM yang tadi. Jika NM, tidak ingin menunggu terlalu lama proses tersebut. Maka, dia bisa mempercepat proses nya. Lalu, bagaimana cara mempercepat propagasi DNS itu?

Cara Mempercepat Propagasi DNS

 

Propagasi Domain Name System adalah waktu yang dibutuhkan oleh domain untuk terkoneksi ke server web hosting, biasanya berlangsung hingga 1×24 jam. Berikut cara mempercepat proses propagasi Domain Name System.

1. Pengaturan TTL (Time to Live):

 
TTL adalah waktu yang dibutuhkan nameserver untuk perubahan DNS. Anda dapat mengatur nillai TTL untuk setiap record DNS anda di dalam form. Misalnya, anda dapat memutuskan untuk menyetel nilai TTL sebesar 7200 yang akan memberi tahu server di internet tentang perubahan data selama 2 jam. Sementara, jika anda ingin perubahan data selanjutnya supaya berlangsung lebih cepat. Anda dapat menyeting TTL yang lebih kecil misalnya 600. Maka, perubahan data selama 10 menit. Kemudian, setelah anda yakin bahwa konfigurasi data itu dapat berjalan dengan benar. Sebaiknya, anda setting nilai TTL sebesar 86400 yang akan melakukan perubahan data menyebar ke server di seluruh internet dalam waktu 24 jam. Setelah 24 jam itu akan terlihat hasil perubahannya.

Menyetel nilai TTL yang lebih kecil dapat membantu Anda mempercepat proses propagasi, tetapi kelemahan dari trick ini dapat memberatkan server. Kecepatan pemrosesan server Anda akan menjadi lebih lambat, karena kelebihan beban.

Artikel Terkait  Cloud Hosting Adalah? Pengertian dan Keunggulannya

2. Melakukan Clear Cache Web Browser

 
Cache adalah alat untuk menyimpan data dokumen-dokumen web sementara, seperti halaman web, gambar, dan multimedia.

Setelah proses propagasi DNS berjalan, biasanya ditandai dengan perubahan nameserver, dari nameserver lama ke nameservers yang baru. Akan tetapi, perubahan nameserver tidak bisa menjadi ukuran. Karena, banyak kasus yang terjadi, ternyata tampilan server hosting masih menampilkan tampilan server hosting yang lama. Walaupun, nameserver sudah berubah, ternyata web browser masih menyimpan cache dari web lama, sehingga masih menampilkan tampilan lama. Solusinya, anda harus membersihkan cache/history web browser dan DNS cache dari sistem anda. Untuk menghapus cache browser/ history periksa bantuan browser. Setelah itu tutup browser.

3. Mengatur Internet Service Provider (ISP)

 
Internet Service Provider (ISP), merupakan salah satu faktor yang paling mempengaruhi cepat atau lamanya proses propagasi ini. Setiap provider internet memiliki cara yang berbeda-beda dalam meng-update DNS mereka. Maka, Anda harus jeli dalam memilih ISP. ISP yang baik bukan hanya yang menawarkan bandwith yang cepat. Tetapi, harus yang bisa menawarkan kestabilan koneksi. Sebagian besar, ISP banyak yang menggunakan cache memory besar, lantaran supaya pelanggan merasa lebih cepat, saat mengakses internet. Padahal, jika kita menggunakan ISP jenis ini, pada saat kita ingin berpindah server ke server hosting yang lain. Maka, nantinya anda akan mengalami proses propagasi DNS yang sangat lama. Karena proses refresh jaringan internetnya yang sangat panjang. Berdasarkan pengalaman yang sering terjadi, biasanya masalah propagasi Domain berasal dari ISP yang digunakan. Jika anda mengalami proses yang sangat lama, karena pengaruh dari ISP. Maka, simaklah tips-tips berikut ini :

1) Tahap pertama yang harus anda lakukan adalah refresh Web Browser anda dengan menekan tombol CTRL + F5. Tekan secara bersamaan.

2) Jika, saat mengakses masih belum connected juga, coba anda bersihkan Cache Web Browser (history).

Jika anda pengguna “Chrome’.

  • Tekan Klik pada titik 3 vertikal, lalu masuk ke menu Pengaturan.
  • Pada bagian paling bawah laman, tekan klik Lanjutan
  • Pada bagian privasi dan keamanan, tekan klik Hapus Data Penjelajahan
  • Pada kotak hapus data penjelajahan, ubah rentang waktu ke Semua Waktu
  • Pastikan tab dasar disorot dan 3 box dicentang
  • Klik Hapus data
  • Mulai unuk memuat ulang browser Chrome

3) Setelah clear cache web, off koneksi Internet. Shutdown segera komputer anda.

4) Mintalah bantuan teman anda (yang memakai ISP yang sama dengan ISP anda} untuk melakukan simulasi dengan mengakses domain anda. Jika bisa terhubung, Berarti masalah ada di “Komputer” anda, bukan di ISP.

5) Minta juga bantuan teman anda (yang memakai ISP berlainan dengan ISP anda) untuk mengakses domain anda. Jika teman anda berhasil terhubung ke server baru anda, Berarti ada masalah di “ISP” anda.

4. Menentukan Registrar

 
Registrar atau tempat pendaftaran nama domain. Registrar juga dapat mempengaruhi kecepatan masa propagasi pada DNS. Nama domain dengan nama internasional atau TLD, biasanya mempunyai respon yang lebih cepat, ketimbang nama domain lokal atau ccTLD.

Maka dari itu, pastikan Anda dapat memilih registrar yang tepat. Bukan hanya registrar yang menawarkan harga murah, tetapi harus registrar yang menyediakan kualitas dan pelayanan yang baik.

Artikel Terkait  Cloud Server Adalah? Pengertian dan Fungsinya

5. Melakukan Flush DNS

 
Untuk menghapus cache DNS di Windows, buka prompt perintah (Command Prompt). Lalu, anda mengetik perintah ipconfig / flushdns dan tekan enter, maka akan menghapus cache DNS. Setelah menghapus cache DNS, buka browser dan coba telusuri lagi nama domain Anda. Apakah sudah terkoneksi.

Ketika metode di atas, belum juga bisa menyelesaikan masalah Anda. Cobalah anda tunggu hingga pembaruan cache DNS dari ISP Anda selesai dalam kurun waktu 24 – 72 jam.

Itulah cara-cara untuk mempercepat proses propagasi DNS. Semoga informasi ini dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.

Apakah Anda membutuhkan jasa pembuatan website? | PT APPKEY
Selain mengembangkan website, kami juga akan membantu Anda mengelola dan meningkatkan kualitas website Anda, dengan penerapan strategi SEO serta konten pemasaran yang tepat, diharapkan nantinya dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang Anda hadapi.

Tentang Kami
Pengnalan Layanan
Pengenalan Perusahaan
Kontak Kami
Tags: