Media Pengembangan Web & App | by APPKEY

Pembuatan Website Server / Hosting Apa Itu DHCP Server dan Peranannya untuk Pekerjaan IT?

Apa Itu DHCP Server dan Peranannya untuk Pekerjaan IT?

-

Tahukah Anda bahwa ada banyak komponen dalam internet yang bisa memudahkan user untuk mengelola sebuah jaringan? Internet adalah salah satu kebutuhan yang paling penting dalam kehidupan sehari-hari kita saat ini. Tanpa adanya internet, kita tidak akan bisa melakukan beragam aktivitas seperti bekerja jarak jauh, belajar dan mencari artikel informatif, hingga bermain game online, menelusuri media sosial dan juga berbelanja online.

Namun tidak banyak orang mengetahui bagaimana sistem internet bekerja sehingga bisa memberikan kita beragam hal sesuai keinginan. Untuk bisa menjalankan tugasnya, internet tersusun dalam beragam komponen. DHCP server adalah salah satu komponen penting tersebut.

Untuk Anda yang berkecimpung di dunia IT, maka Anda perlu memahami apa itu pengertian DHCP server serta cara kerja DHCP untuk melancarkan koneksi. Tidak perlu risau, karena Anda sudah berada pada artikel yang tepat. Kali ini, kami akan memperkenalkan Anda kepada pengertian DHCP server beserta cara kerja DHCP server dalam dunia internet. Yuk kita langsung simak pembahasannya berikut ini, selamat membaca!

Apa Itu DHCP Server?

dhcp-adalah

Ada banyak pengertian DHCP server yang pernah dirumuskan oleh para ahli IT. Namun pada intinya, DHCP server adalah sebuah protokol yang bekerja untuk mempermudah sistem pengelolaan jaringan internet. DHCP server adalah singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol.

Dalam susunan jaringan internet asli, letak DHCP adalah dalam perangkat server. DHCP server mempunyai susunan struktur tersendiri. Adapun susunan DHCP server adalah berupa arsitektur server client. Susunan ini mengikuti aturan ‘server’ yang selalu berpasangan dengan ‘client’, dan kita akan melihat seperti apa DHCP server dan DHCP client bekerja pada bagian selanjutnya di artikel ini.

Inti cara kerja DHCP server adalah mengenali perangkat-perangkat yang terkoneksi di suatu sistem jaringan untuk kemudian mendukung terjadinya proses persebaran alamat IP ke perangkat-perangkat yang terhubung itu. Alamat IP ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan berinternet, karena tanpa alamat IP, mustahil bagi Anda untuk bisa mengakses apapun dari internet.

Artikel Terkait  SSL Murah Indonesia | Layanan dan Harganya

DHCP server adalah alat bantu untuk proses konfigurasi alamat IP ke perangkat secara lebih praktis agar setiap gadget bisa memperoleh alamat IP yang berlainan. Tanpa DHCP server ini, sistem konfigurasi akan memakan banyak sekali waktu dan tenaga, menjadikan koneksi internet berlangsung dengan sangat lama dan tidak praktis. DHCP server juga mempunyai tugas lain yakni menyediakan parameter DNS server dan Default Gateaway yang tak kalah penting peranannya dalam dunia internet.

Lebih lanjut, ada beberapa fungsi dari DHCP server yang sangat penting dalam melancarkan kehidupan berjejaring kita sehari-hari. Fungsi dari DHCP server adalah:

Memperbaharui IP Address

Setiap IP address dari server mempunyai batas kadaluarsa, sehingga perlu diperbaharui dengan alamat yang baru agar gadget tetap dapat terhubung ke internet dengan baik. Namun Anda tidak perlu pusing bagaimana cara memperbaharui IP address tersebut, karena itu adalah tugas otomatis yang dijalankan oleh DHCP server tanpa memerlukan konfigurasi tambahan apapun.

Menyebarkan dan Mengelola IP Address

Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, fungsi utama dari DHCP server adalah untuk memudahkan proses penyebaran dan pengelolaan IP address pada setiap perangkat klien yang terkoneksi ke jaringan internet. Anda juga tidak perlu repot melakukan konfigurasi, karena setiap gadget akan otomatis memperoleh IP address dari DHCP server

Memungkinkan Pemakaian Ulang IP Address

Alamat IP yang sama ternyata bisa dipergunakan kembali oleh sebuah gadget. DHCP server akan membantu komputer dalam mengecek IP address lama yang tidak sedang dipakai oleh perangkat lain (IP address bebas pakai). Kemudian, DHCP server bisa memberikan alamat IP tersebut untuk Anda.

Mencegah Terjadinya Konflik IP

Fungsi terakhir adalah mencegah terjadinya konflik IP alias kejadian sebuah alamat IP digunakan oleh 2 perangkat berbeda dalam kurun waktu yang sama. Konflik IP menjadikan perangkat tidak bisa mengakses internet. Alhasil, konflik IP harus dicegah dengan bantuan DHCP server.

DHCP Server VS DHCP Client: Apa Perbedaan dan Fungsinya?

dhcp-client-server

Sekarang kita akan melihat DHCP server dan DHCP client. Dunia IT mempunyai sebuah pasangan komponen yang bersifat tetap, yakni pasangan ‘server’ dan ‘klien’. Sistem kerja DHCP juga demikian, di mana DHCP client adalah pasangan dari DHCP server.

Apa bedanya server dan client? Di dunia IT, server adalah tempat atau perangkat yang berfungsi menyimpan, mengatur, dan mengelola data beserta semua aktivitas dalam jaringan server. Sementara client adalah komponen yang meminta sebuah layanan dari server.

Artikel Terkait  Laravel adalah? Mengapa Kita Harus Menggunakannya?

Jika diibaratkan pada praktek nyata, hubungan client dan server ini tercermin pada user (pengguna) dan internet. User adalah komponen client yang sering mengajukan layanan atau request. Sementara server adalah bagian yang bertugas untuk merespon dan memberikan output request sesuai permintaan user.

Kembali pada sistem DHCP, untuk lebih jelas memahami perbedaan antara DHCP server dan client, simak penjabaran singkat berikut:

DHCP Server

DHCP server adalah komponen IT yang berfungsi untuk mengatur, mendistribusi dan mengelola IP address untuk setiap komputer klien yang terkoneksi ke internet. Dengan kata lain, DHCP server bertugas selaku pemberi IP address khusus. Semua pekerjaan pengelolaan IP address berlangsung sebagian besar di DHCP server.

DHCP Client

DHCP client adalah kebalikan dari DHCP server. Jika DHCP server bertugas memberi alamat IP, maka DHCP client adalah pihak yang menerima alamat IP tersebut. DHCP client berwujud sebagai komputer, tablet, smartphone dan gadget-gadget lain yang Anda gunakan untuk terhubung ke internet. Pihak DHCP client tidak perlu untuk melakukan banyak kerja selain mengajukan request ke server.

Bagaimana Cara Kerja DHCP? Ini 4 Tahapan Kerja DHCP Server

Tibalah kita di bagian pembahasan terakhir yakni bagaimana sistem kerja DHCP server untuk memberikan alamat IP yang berbeda-beda kepada setiap gadget dari klien. Terdapat 4 tahapan kerja pemrosesan alamat IP di DHCP server ke DHCP client. Keempat tahapan tersebut secara berurutan terdiri dari: discovery, offer, request, acknowledge.

Sederhananya, gambaran kerja DHCP adalah sebagai berikut:

Client > mengirimkan request alamat IP >  DHCP server menemukan IP address (memberikan respon) > respon disalurkan kembali ke komputer client > client sudah terkoneksi ke internet.

Namun untuk gambaran yang lebih rinci, berikut cara kerja DHCP server:

Discovery (IP Least Discovery)

Tahap pertama adalah penemuan (discovery). Di sini, gadget client akan terkoneksi dengan jaringan internet dan mengakibatkan dimulainya pekerjaan DHCP server pada jaringan. Komputer client mengirim pesan request ‘DHCPDISCOVER’ memakai lokasi alamat tujuan ‘255.255.255.255’. Terakhir, terjadi proses request alamat IP di server.

Offer (IP Least Offer)

Di sini, server sukses menerima pesan dari client. Selanjutnya, server DHCP membuat pesan tawaran ‘DHCPOFFER’ untuk client yang berisi alamat IP, durasi kadaluarsa, ID client, subnet mask, dan IP address untuk DHCP server. Di sini jugalah terjadi proses pemberian respon berupa penyerahan nomor alamat IP yang diambil oleh server dari database.

Artikel Terkait  Promo Domain Murah 2020 di Indonesia

Request (IP Lease Request)

Tahap ketiga, DHCP client menerima tawaran dari server dengan mengirimkan pesan baru request bernama ‘DHCPREQUEST’  ke server. Client akan memindai DHCP server yang aktif dari kumpulan data IP address yang diberikan server seelumnya. Setelah berhasil menemukan satu, maka ia akan meminta (request) alamat IPnya ke server.

Acknowledge (IP Lease Acknowledge)

Terakhir adalah tahap acknowledge yang berisi proses penerimaan request oleh client. ‘Paket’ yang diterima client adalah durasi pemakaian IP address, konfirmasi alamat IP, Default Gateaway, subnet mask, serta informasi konfigurasi lainnya. Selesai! Kini komputer client bisa dengan leluasa melakukan koneksi ke beragam situs secara online di internet.

Menarik bukan pembahasan kali ini? Itu dia pembahasan tentang pengertian DHCP server beserta cara kerjanya dalam melancarkan koneksi internet kita sehari-hari. Semoga artikel edisi kali ini bermanfaat untuk Anda, ya! Nantikan lebih banyak artikel  menarik  dan seru lainnya seputar dunia IT hanya dari Appkey.id. Sayonara!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang Website, Aplikasi, Desain, Video dan API langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

Rekomendasi 10 Aplikasi Pembuat Animasi 3D Terbaik. Ayo Cek!

Apakah Anda bercita-cita untuk menjadi seorang animator profesional? Belajar membuat animasi kini sudah menjadi hal mudah yang bisa dilakukan...

Cara Mudah Menambahkan Lokasi Alamat Bisnis Anda di Google Maps

Saat ingin hunting tempat makan atau tempat nongkrong terbaru, tak jarang beberapa dari Anda biasanya mendapatkan informasi terkini melalui...

Proses Komunikasi: Encoding dan Decoding

Jika kita dapat melihat percakapan antar komputer, mungkin akan terlihat seperti ini: "010110111011101011010010110". Bahasa ini disebut dengan biner, encoding...

Metadata Adalah? Fungsi dan Jenis-Jenis Metadata

Pernah mendengar istilah metadata? Mungkin, kita sering mendengar istilah metadata. Tetapi, banyak dari kita yang belum tahu arti dari metadata...

Pengertian Internet & Dampak Positif dan Negatif Internet

Internet mungkin bukan sesuatu yang asing lagi, sebab semua kalangan pasti tahu apa itu internet. Hanya saja jika ditanya...

Membuat Aplikasi di Playstore dengan Mudah

Membuat aplikasi di Playstore bisa Anda lakukan dengan mudah. Terdapat beberapa situs yang bisa membantu Anda untuk membuat aplikasi...

Domain Google? Apa Bedanya Dengan Domain Biasa?

Saat memutuskan untuk membuat website menjadi salah satu bentuk media digital marketing Anda dalam bersaing di zaman digital ini,...

7 Aplikasi Membuat Aplikasi Android Secara Offline

Aplikasi membuat aplikasi android saat ini banyak dicari penekun IT untuk membuat aplikasi Android secara offline tanpa harus menggunakan...

10 Aplikasi Coding Android Terbaik

Ketersediaan aplikasi coding Android memang banyak dicari oleh orang-orang yang sedang atau akan memulai untuk membuat aplikasi android. Jika...

Looping Adalah Algoritma Perulangan: Berikut Contohnya

Jika anda sudah mendalami atau sedang mendalami dunia pemrograman terdapat sebuah konsep yang dapat memudahkan anda dalam menyusun struktur...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya