Media Pengembangan Web & App | by APPKEY

Pembuatan WebsiteTeknologi WebAplikasi Virtual Tour Berbasis Web

Aplikasi Virtual Tour Berbasis Web

-

Hampir dua tahun dunia dilanda pandemik. Anjuran pemerintah untuk sementara stay di rumah tetap harus dipatuhi. Meski, kita di rumah saja. Tidak bisa pergi ke mana-mana. Namun, selama ada gadget dan jaringan internet yang stabil. Kita bisa melepas rasa bosan dengan “berlibur” ke destinasi-destinasi wisata keren melalui virtual tour.

Selain menawarkan liburan, virtual tour juga memberikan banyak informasi/cerita terkait lokasi wisata yang didatangi. Karena, pada virtual tour terdapat virtual tour guide yang akan memandu kita liburan secara virtual. Tak heran, saat ini virtual tour menjadi solusi baru yang dapat diandalkan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata.

Pada artikel ini, kami akan memaparkan tentang aplikasi creator virtual tour atau biasa yang disebut aplikasi virtual tour. Nah, sebelum membahas lebih jauh mengenai aplikasi virtual tour. Kami akan membahas apa itu aplikasi virtual tour? Simak terus informasi lengkapnya hanya di artikel ini.

Let’s begin !

Apa itu Aplikasi Virtual Tour?

aplikasi-virtual-tour-2

Pastinya, virtual tour bukanlah sebuah game. Virtual Tour atau panorama tour adalah simulasi tentang lokasi tertentu dengan tampilan 3D yang membuat pengguna seakan-akan seperti berada atau sedang melakukan tour di sekitar lokasi yang ingin dikunjunginya. Virtual tour terbentuk dari beberapa link antar foto panorama 360 derajat yang ditambah dengan sentuhan aplikasi virtual tour.

Meski hampir sama, virtual tour dan foto panorama 360 adalah dua hal yang berbeda. Virtual tour memiliki navigasi berupa tanda panah. Sedangkan, foto panorama 360 tidak memiliki navigasi. Pengguna hanya berputar-putar ke segala arah di satu titik, tidak “bergerak” atau “berpindah” tempat.

Pada virtual tour, pengguna dapat “bergerak”, “berjalan”, dan “berpindah” ke tempat lain yang ada di dalam foto dengan mengikuti tanda panah sebagai navigasinya. Nah, itulah perbedaan antara virtual tour dengan foto panorama 360. Jika melihat fungsinya, tentu virtual tour bisa memberikan view yang lebih nyata dan lebih mendalam mengenai suatu tempat ketimbang foto panorama 360.

Sementara, aplikasi virtual tour adalah aplikasi yang membentuk sekumpulan foto panorama 360 menjadi sebuah simulasi 3D yang nampak nyata.  Perlu diketahui, cara kerja aplikasi virtual tour ini bekerja dengan cara menjahit rentetan foto-foto panorama 360 menjadi saling tersambung, membentuk simulasi 3D yang membuat pengguna bisa bergerak, berjalan, menelusuri, melihat, dan berputar 360 derajat ke segala arah di sekeliling lokasi yang dikunjungi.

Artikel Terkait  Cara Membuat Website | Hal-hal Penting yang Harus Anda Ketahui
Artikel Terkait  11 Manfaat Web Bagi Perusahaan di Era Globalisasi

Teknologi Aplikasi Virtual Tour

Aplikasi virtual tour disupport oleh berbagai teknologi yang bekerja didalamnya. Aplikasi ini berjalan menggunakan teknologi Virtual Reality (VR). Namun, terkadang ditambahkan juga Augmented Reality (AR), sehingga teknologi yang membangun virtual tour bisa disebut adalah perpaduan antara VR dan AR atau disebut juga Mixed Reality (MR). Hanya saja fleksibilitas, saat perubahan dari VR menjadi MR, memerlukan perangkat tambahan lain, yakni headset VR.

Teknologi VR dan MR pada virtual tour digunakan untuk membentuk virtual reality yang menggambarkan lokasi objek wisata tertentu secara real. Dengan kata lain, teknologi immersif dan interaktif ini memberikan pengalaman yang sesuai realitas kepada setiap penggunanya.

Suasana di dunia virtual, seakan di dunia nyata. Bahkan, penggunanya sendiri seperti tidak menyadari ketika masuk ke dunia virtual. Mereka menganggap dirinya sedang berada di dunia yang asli.

Dengan teknologi VR yang bekerja di dalam aplikasi virtual tour ini, maka membuat virtual tour menjadi media yang menarik bagi para pengguna untuk mengeksplore dan menjelajahi lokasi-lokasi keren yang ada di Indonesia dan dunia  secara lebih detail, tanpa harus meninggalkan rumah.

Teknologi aplikasi virtual tour ini berbasis web atau dapat diakses oleh website. Selain web, teknologi aplikasi virtual tour ini dapat diakses oleh apps dan headset vr/glasses.

Komponen Virtual Tour

Adapun beberapa komponen virtual tour, antara lain foto-foto panorama 360, waypoint (kursor atau arah “bergerak” user dengan tanda panah), dan elemen-elemen multimedia (seperti sound, narasi, dan teks).

Cara Membuat Virtual Tour

aplikasi-virtual-tour-3

Untuk membuat virtual tour, kita membutuhkan dua hal yang mendasar. Pertama, foto panorama 360 dari kamera. Kedua, aplikasi virtual tour.

Foto Panorama 360 dari Kamera Smartphone

Foto panorama 360 atau equirectangular panorama adalah sekumpulan foto yang memanjang yang membentuk view tidak terputus terputus-putus. Sekumpulan foto ini hasil dari pengambilan gambar yang dilakukan secara berputar. Sebenarnya, foto panorama 360 sudah ada sejak lama. Akan tetapi, belakangan ini mode foto panorama 360 mulai trending kembali.

Hal ini karena berkat adanya fitur built in di smartphone yang sangat support dalam pembuatan foto panorama 360 dengan mudah dan sederhana. Dengan demikian, kita tidak mesti menggunakan kamera DSLR untuk pengambilan foto panorama. Tetapi, dapat memakai kamera dari gawai pintar, semacam Android ataupun iPhone.

Untuk area yang sangat luas, pengambilan foto panorama maksimum ada 80 titik. Namun, cukup hanya dengan 4 foto panorama saja, sebenarnya kita sudah bisa membuat virtual tour.

Pada saat pengambilan foto, pemotret harus mencari posisi berdiri di titik paling aman dan nyaman. Setelah menemukan satu spot yang dirasa aman dan nyaman, pemotret bisa mulai melakukan take photos. Posisi smartphone yang dipegang dalam posisi vertikal, usahakan lebih dekat ke wajah. Kemudian, badan dan tangan yang memegang erat smartphone berputar perlahan dari arah kanan ke kiri sampai 360 derajat.

Artikel Terkait  11 Manfaat Internet Bagi Pendidikan
Artikel Terkait  Cara Membuat Google Form : Semua yang Kamu Butuhkan untuk Membuat Form yang Bagus Secara Gratis

Aplikasi Virtual Tour

Dulu, membuat virtual tour, kita menggunakan aplikasi yang berbasis dekstop dengan format Flash. Nah, sekarang ini, sudah banyak tersedia tool atau aplikasi virtual tour yang berbasis web. Maka, hanya berbekal smartphone, kita sudah bisa membuat virtual tour sendiri dengan mudah dan sederhana.

Dalam membuat virtual tour, kita memerlukan beberapa aplikasi virtual tour, seperti Google Street View, Kuula, Theasys. Namun, pada artikel ini, kami hanya akan membahas cara membuat virtual tour melalui satu aplikasi saja, yaitu Google Street View.

Membuat Virtual Tour melalui Google Street View

Google Street View adalah salah satu aplikasi produk dari Google. Dengan aplikasi ini, kita bisa membuat sendiri virtual tour di hp smartphone secara gratis. Caranya, yaitu mengupload terlebih dahulu semua foto panorama 360 dan atributnya menggunakan pick a map listing.

Lalu, menggunakan fitur Move and connect photos yang menjahit foto-foto panorama 360 untuk membuat navigasi yang bisa membuat user bergerak dari satu titik ke titik yang lain, dari satu panorama ke panorama lainnya.

Reminder:

Syarat membuat virtual tour, kita harus mengupload lebih dari 1 foto panorama 360 dalam satu map listing. Misalnya, kita telah mengupload 4 foto plus. Artinya, kita telah mengupload 4 foto ke map listing tempat/spot/objek.

* (Masih pada aplikasi Google Street View), setelah membuat atau mengunggah foto-foto panorama 360, silahkan buka tab Profile.

* Pilih foto-foto panorama yang akan dijadikan “virtual tour”. Misalnya, foto yang dipilih adalah 2 dari 4 foto panorama.

* Klik foto-foto yang dipilih.

* Setelah itu, klik 3 titik. Kemudian, klik fitur Move and connect photos. Fitur ini yang menyambungkan dan meletakkan foto panorama 360 yang terpilih.

Selanjutnya, muncul tampilan nomor 1 dan 2 titik di map. Itu adalah foto-foto panorama yang telah dipilih untuk dijadikan virtual tour.

* Supaya menjadi virtual tour. Koneksikan titik foto satu dengan titik foto 2. Tapi, sebelum itu, sesuaikan arahnya terlebih dahulu. Gerakkan sensor warna merah pada titik foto 1 ke arah yang benar, yaitu ke arah titik foto 2.

* Setelah titik-titik telah berada di posisi yang benar dan arah yang benar. Maka, menyambungkan titik-titik tersebut, sambungkan titik 1 ke titik 2. Cara menyambungkannya, yakni dengan ketuk garis abu-abu yang menghubungkan di antara foto. Ketuk garis abu-abu sampai warnanya menjadi gelap. Warna garis yang gelap, hal itu menandakan antar foto telah tersambung. Dan, jangan lupa setelah selesai mengedit, klik tanda centang untuk Menyimpan.

  1. Memasukan Virtual Tour dari Google Street View ke Website
Artikel Terkait  11 Manfaat Web Bagi Perusahaan di Era Globalisasi
Artikel Terkait  Google Data Studio: Apa itu dan Bagaimana Penggunaanya?

Memilih aplikasi Google Street View untuk membuat virtual tour sendiri adalah suatu pilihan yang tepat. Karena, di Google Street View, kita memiliki banyak pilihan agar virtual tour yang telah dibuat bisa ditampilkan di berbagai platform. Salah satu platform-nya, yaitu website.

Berikut ini langkah-langkah cara menyematkan virtual tour dari Google Street View ke dalam laman website.

Langkah 1 :

Akses Google Maps terlebih dahulu dan search daftar foto virtual tour yang akan diembed.

Langkah 2 :     

Klik thumbnail 360. Jika, tidak melihat thumbnail 360. Klik salah satu image yang dilihat. Lalu, dari sana telusuri foto 360.

Langkah 3 :           

Pilih starting point dari virtual tour yang akan mulai diembed. Navigasi dimulai lewat salah satu foto panorama 360. Pilih salah satu foto panorama untuk memulai. Kebanyakan orang memilih foto panorama sebagai starting point, yaitu pada foto panorama di pintu masuk ke lokasi. Setelah itu, putar foto panorama tersebut sampai berada di titik starting point yang dirasakan paling pas.

Langkah 4 :        

Setelah memilih starting point  yang diinginkan, klik 3 titik yang ada di kiri atas foto 360. Lalu, pilih Share atau Embed Image.

Langkah 5 :    

Copy the embed code virtual tour yang akan dimasukkan. Pilih dulu ukurannya, mulai dari ukuran yang kecil, medium, besar, dan custom. Setelah memilih ukuran, lalu copy code * Html.

Langkah 6 : 

Selanjutnya, paste code virtual tour dalam source code embedder di website yang akan diposting.

Kesimpulan

Pandemik yang membuat ruang gerak menjadi terbatas. Bukan berarti kita harus diam saja, tidak melakukan kegiatan apapun. Namun, kondisi ini menuntut kita untuk segera beradaptasi dengan kebiasaan baru, beralih ke dunia digital. Karena, diprediksi segala hal akan serba digital. Digitalisasi akan mulai merambah ke berbagai sektor. Termasuk di sektor pariwisata.

Untuk para pegiat wisata, kegiatan wisata virtual ini bisa membuka kesempatan baru bagi mereka. Sedangkan, bagi mereka yang hobi jalan-jalan atau travelling ke tempat-tempat keren,  mulai dari sekarang harus mulai terbiasa berlibur secara virtual dengan virtual tour.

Demikianlah, semoga bermanfaat. Simak terus dan kunjungi situs Web App yaa dan dapatkan artikel terbaru dari kami


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang Website, Aplikasi, Desain, Video dan API langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

Rekomendasi 10 Aplikasi Pembuat Animasi 3D Terbaik. Ayo Cek!

Apakah Anda bercita-cita untuk menjadi seorang animator profesional? Belajar membuat animasi kini sudah menjadi hal mudah yang bisa dilakukan...

Cara Mudah Menambahkan Lokasi Alamat Bisnis Anda di Google Maps

Saat ingin hunting tempat makan atau tempat nongkrong terbaru, tak jarang beberapa dari Anda biasanya mendapatkan informasi terkini melalui...

Encoding Adalah : Proses Komunikasi Encoding dan Decoding

Jika kita dapat melihat percakapan antar komputer, mungkin akan terlihat seperti ini: "010110111011101011010010110". Bahasa ini disebut dengan biner, encoding...

Metadata Adalah? Fungsi dan Jenis-Jenis Metadata

Pernah mendengar istilah metadata? Mungkin, kita sering mendengar istilah metadata. Tetapi, banyak dari kita yang belum tahu arti dari metadata...

Cara Membuat Aplikasi di Playstore dengan Mudah

Membuat aplikasi di Playstore bisa Anda lakukan dengan mudah. Terdapat beberapa situs yang bisa membantu Anda untuk membuat aplikasi...

Pengertian Internet & Dampak Positif dan Negatif Internet

Internet mungkin bukan sesuatu yang asing lagi, sebab semua kalangan pasti tahu apa itu internet. Hanya saja jika ditanya...

10 Aplikasi Coding Android Terbaik

Ketersediaan aplikasi coding Android memang banyak dicari oleh orang-orang yang sedang atau akan memulai untuk membuat aplikasi android. Jika...

Domain Google? Apa Bedanya Dengan Domain Biasa?

Saat memutuskan untuk membuat website menjadi salah satu bentuk media digital marketing Anda dalam bersaing di zaman digital ini,...

7 Aplikasi Membuat Aplikasi Android Secara Offline

Aplikasi membuat aplikasi android saat ini banyak dicari penekun IT untuk membuat aplikasi Android secara offline tanpa harus menggunakan...

Looping Adalah Algoritma Perulangan: Berikut Contohnya

Jika anda sudah mendalami atau sedang mendalami dunia pemrograman terdapat sebuah konsep yang dapat memudahkan anda dalam menyusun struktur...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya