Media Pengembangan Web & App | by APPKEY

Pembuatan Website Web Programming Yuk Belajar CodeIgniter | Tutorial Mudah Terlengkap untuk Pemula

Yuk Belajar CodeIgniter | Tutorial Mudah Terlengkap untuk Pemula

-

Ingin membuat website yang lebih mudah, praktis dan hemat waktu? Pakailah framework CodeIgniter! Tunggu dulu, apa itu framework CodeIgniter?

Istilah framework pastinya sudah sangat sering didengar dan akrab di telinga para programmer. Framework adalah sebuah software berupa kerangka kerja yang bisa menjadikan proses ngoding website menjadi lebih mudah, cepat dan efisien bahkan jika proses coding dilakukan dari awal sekalipun.

Dengan framework, project pembuatan website yang direncanakan baru akan selesai dalam hitungan bulan bisa diselesaikan dalam satu minggu saja. Sangat membantu mempercepat pekerjaan, bukan?

Di dunia programming sendiri, Anda akan mengenal banyak nama framework. CodeIgniter adalah salah satunya. CodeIgniter adalah framework website yang populer di Indonesia. Hal ini sudah dibuktikan dengan banyaknya website resmi pemerintah, universitas ternama dan perusahaan lokal yang membangun website memakai framework ini seperti: www.bkddki.jakarta.go.id, www.jawapos.com, www.itb.ac.id, www.indihome.co.id, dan masih banyak lagi. Jika ditotal, sampai saat ini ada sekitar 17.505 web di Indonesia yang memakai CodeIgniter dan 753.660 web total untuk skala seluruh dunia.

Menguasai CodeIgniter adalah salah satu jalan terbaik untuk memulai jenjang karir yang bagus. Mengingat tingginya penggunaan CodeIgniter di Indonesia, skill yang Anda miliki setelah menguasai framework yang satu ini jelas akan sangat berguna dan dibutuhkan. Anda bisa lebih cepat mendapat pekerjaan ataupun menawarkan jasa membangun website sendiri.

Lebih bagusnya lagi, belajar CodeIgniter dasar untuk pemula bukanlah hal yang rumit. Yuk kita simak panduan belajar CodeIgniter dasar untuk pemula yang sudah kami rangkum secara lengkap di bawah ini. Selamat membaca!

Mengenal CodeIgniter Dasar: Pengertian, Keunggulan, Versi Terbaru

web-programming

Pengertian CodeIgniter

Sering kali, pekerjaan membangun sebuah website dikerjakan secara bersama-sama dengan tim kerja. Bekerja dengan tim memang akan meringankan beban kerja Anda secara pribadi.

Akan tetapi, bekerja dengan tim juga tidak dapat dilakukan secara sembarangan terutama dari segi penulisan kode programming. Jika Anda menuliskan kode programming secara sembarangan dan tidak rapi, maka besar kemungkinan pekerjaan Anda akan membingungkan saat dibaca oleh rekan kerja Anda yang lain.

Lantas bagaimana cara agar Anda dan teman kerja bisa bekerja sama melakukan coding dengan baik? Jawabannya adalah dengan menggunakan framework seperti CodeIgniter.

Framework adalah kerangka kerja untuk membangun software (seperti website) yang sudah dilengkapi dengan aneka bahan siap pakai di dalamnya. Selain itu, setiap jenis framework pasti punya aturan penggunaan di dalamnya dengan tujuan menciptakan pekerjaan ngoding yang rapi dan mudah dipahami.

CodeIgniter adalah salah satu jenis framework yang terkenal di kalangan programmer seluruh dunia. Pengertian CodeIgniter adalah sebuah framework berbasis PHP untuk membangun sebuah website.

Ada juga yang mendefinisikan pengertian CodeIgniter adalah framework website PHP yang super cepat, ringan dan kinerjanya sudah dilengkapi konsep MVC (Model View Controller).

Pada intinya, pengertian CodeIgniter adalah framework website dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Otomatis, jika Anda ingin menggunakan framework ini, maka Anda harus menguasai PHP terlebih dahulu.

Artikel Terkait  Codeigniter Adalah? Mana yang Lebih Baik Dibandingkan dengan Laravel

Keunggulan CodeIgniter

Mengapa Anda harus membangun website PHP memakai CodeIgniter? Jawabannya tak lain karena sejumlah keunggulan yang dimiliki oleh framework website satu ini jika dibandingkan dengan framework berbasis PHP lain. Adapun keunggulan dari CodeIgniter adalah:

1. Minim Konfigurasi (Hampir Tidak Ada)

Keunggulan pertama dari CodeIgniter adalah minim konfigurasi. Bahkan banyak ahli IT menyebut CodeIgniter adalah framework yang “nearly zero configuration” (hampir tidak ada konfigurasi di dalamnya).

Meski begitu, konfigurasi tetap diperbolehkan untuk keperluan seperti menyesuaikan routing dan database.

2. Kinerja yang Cepat

CodeIgniter memiliki performa kinerja yang cepat karena sudah tidak memakai ORM dan template engine. Daya respon loading dari CodeIgniter bisa mencapai kurang dari 50 milisecond.

Performa yang sangat cepat ini juga didukung dengan ukuran CodeIgniter yang sangat kecil yakni 2MB saja.

3. Dokumentasi Lengkap dan Mudah Dipelajari

CodeIgniter tergolong sebagai framework yang mudah dipelajari karena tidak bergantung ke tools-tools tambahan seperti ORM, composer, dan template engine.

Selain itu, framework ini mempunyai dokumentasi yang sangat lengkap dan disertai user guide.

Versi CodeIgniter

Jika Anda adalah pemula, maka versi CodeIgniter mana yang harus Anda pelajari? Sampai hari ini, dunia IT mengenal 4 versi dari CodeIgniter yakni:

  • CodeIgniter 1 dari EllisLab
  • CodeIgniter 2 dan 3 dari BCIT
  • CodeIgniter 4 dari CodeIgniter Foundation

Dari keempatnya, CodeIgniter yang ke-4 adalah versi CodeIgniter yang digunakan saat ini untuk PHP 7 ke atas. Sedangkan CodeIgniter 3 bisa digunakan untuk PHP 5 serta PHP 7, namun masih dalam proses pengembangan lebih lanjut untuk update terbarunya.

Jadi, kami menyarankan Anda untuk mempelajari CodeIgniter versi 3 atau 4. Sebab, CodeIgniter versi 1 dan 2 sudah tidak dikembangkan lagi.

Dasar-Dasar Cara Kerja CodeIgniter

web-code

Setelah memahami apa itu CodeIgniter, maka pertanyaan selanjutnya sudah tentu berkisar tentang: “Bagaimana cara kerja CodeIgniter dalam membangun website?”

Seperti yang sempat disinggung pada bagian awal, CodeIgniter adalah framework yang bekerja dengan konsep MVC (Model View Controller). Metode MVC ini bekerja dengan sangat sederhana. Di sini, Controller akan memahami request atau permintaan dari user dan memberikan respon pertama terhadapnya. Respon tersebut tak lain adalah melakukan permintaan data sesuai kebutuhan user dari Model.

Sebagai gambaran awal yang lebih jelas tentang CodeIgniter, berikut dasar-dasar cara kerja framework PHP ini:

  1. User menginput request semisal data “B”.
  2. Controller memerima request > meminta Model untuk mencari data B.
  3. Model mencari data B di database.
  4. Begitu data sukses diperoleh, View akan mengubah data B menjadi tampilan yang bisa dibaca oleh user > hasil dikirim ke browser.
  5. User menerima data B.

Jika metode di atas diaplikasikan langsung pada praktek nyatanya dalam sebuah website, maka website yang dibangun dengan CodeIgniter akan bekerja seperti gambaran ini:

  1. User mengajukan request ke web > request diarahkan ke index.php.
  2. Routing menentukan alur request. Dari sini perjalanan akan terbagi 2:
  3. Kalau halaman web yang diminta ada pada caching (sudah pernah ditelusuri sebelumnya), maka routing akan mengarahkan ke caching > menampilkan halaman yang sudah tersimpan di cache ke user.
  4. Kalau routing belum pernah mengakses halaman yang diminta > mengarah ke security > data-data user difilter di security > diarahkan ke Controller.
  5. Controller memanggil Model, library, tools, helper sesuai request > mencari data dimulai.
  6. View menampilkan hasil pencarian data sesuai permintaan > user bisa melihat halaman web sesuai request > halaman web akan tersimpan ke cache untuk mempermudah penelusuran yang sama di lain waktu (tanpa perlu melewati Controller lagi seperti di tahap 2a). Simpel sekali, bukan?

Struktur Folder dan URL CodeIgniter

Pembahasan dasar-dasar CodeIgniter yang terakhir adalah tentang struktur folder dan URL. CodeIgniter terkenal sebagai framework dengan banyak folder. Setiap folder ini pun mempunyai fungsi yang berlainan. Jadi sebagai pelajar pemula, sangat penting untuk mengenal fungsi dari setiap folder CodeIgniter.

Pada dasarnya, ada 3 folder utama dari CodeIgniter yakni system, application dan user_guide.

System

System adalah folder CodeIgniter yang berfungsi untuk membangun framework CodeIgniter. Oleh sebab itu folder ini sama sekali tidak boleh Anda ubah karena akan otomatis mengubah fungsi dari framework dan menjadikan sistemnya kacau balau.

System terdiri dari sejumlah folder lain yakni:

1. Database

Database adalah folder untuk menyimpan driver database terkonfigurasi dan berkaitan dengan Models di Application.

2. Core

Core adalah folder utama tempat semua proses kerja CodeIgniter berlangsung.

3. Language

Language mengatur bahasa yang dipakai di CodeIgniter.

4. Fonts

Sesuai namanya, Fonts beriisi aneka font atau tipografi untuk proses coding web.

5. Libraries

Berisi library yang telah dikonfigurasikan dengan CodeIgniter.

6. Helpers

Terakhir, Helpers dipakai untuk membaca konfigurasi helper (seperti URL, cookies, dan lainnya) yang terdapat pada Helpers di Application.

Application

Application adalah folder yang paling sering dipakai dalam proses ngoding website, terutama untuk keperluan menambah kode di back end dan front end. Sama seperti System, Application juga mempunyai sejumlah folder di dalamnya yakni:

1. Controllers

Controllers digunakan untuk menyimpan coding yang mengatur kinerja dan proses web.

2. Config

Berisi seluruh konfigurasi web (URL, setting library, database, dan seterusnya)

3. Cache

Cache berisi halaman website yang pernah diakses user sebelumnya dan otomatis disimpan ke cache browser.

4. Logs

Logs dipakai untuk menampilkan catatan (log) dari setiap perubahan coding pada web.

5. Core

Core adalah folder untuk menyimpan aneka konfigurasi tambahan di web.

6. Hooks

Hooks adalah folder untuk mempermudah modifikasi framework sebab dapat dipakai untuk melakukan perubahan sistem.

7. Views

Views dipakai untuk bagian front end (membangun tampilan dari website). View memuat banyak file HTML.

8. Models

Models adalah media komunikasi dengan database. Di sini terdapat banyak file berisi perintah untuk proses manipulasi database.

9. Third_Party

Folder ini dipakai untuk menyimpan plugin tambahan yang dibutuhkan saat pengembangan web.

10. Helpers

Helpers adalah folder pusat fungsi dan juga pemberi perintah-perintah tambahan pada web.

User_Guide

Folder terakhir adalah user_guide. Folder user_guide adalah folder-folder tambahan yang memuat dokumentasi pada CodeIgniter. Berbeda dengan dua jenis folder sebelumnya, untuk menggunakan atau melihat dokumentasi pada CodeIgniter, Anda cukup menambahkan kode: /user_guide/ di URL web. Nantinya dokumentasi CodeIgniter pun akan tampak secara otomatis.

Lalu bagaimana dengan struktur URL di CodeIgniter? CodeIgniter mempunyai struktur URL yang rapi. Contohnya adalah: base-url/index.php/class/function. Jika dimisalkan ke website yang Anda buat, struktur URL-nya bisa seperti: localhost/codeigniter-adalah/index.php/user/add.

Struktur URL tersebut dapat dipecah sebagai berikut:

  • Base-url = localhost/codeigniter-adalah/
  • php
  • Class = user
  • Function = add

Demikianlah pembahasan kali ini tentang CodeIgniter dasar untuk pemula. Dengan rajin membaca banyak referensi dan berpraktek, dijamin Anda akan semakin cepat bisa ngoding memakai framework CodeIgniter. Selamat mencoba!

Tertarik untuk belajar CodeIgniter lebih lanjut? Nantikan pembahasan selanjutnya bersama artikel menarik dan informatif lainnya seputar dunia IT hanya dari website Appkey.id, ya. Sampai jumpa lagi!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang Website, Aplikasi, Desain, Video dan API langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Metadata Adalah? Fungsi dan Jenis-Jenis Metadata

Pernah mendengar istilah metadata? Mungkin, kita sering mendengar istilah metadata. Tetapi, banyak dari kita yang belum tahu arti dari metadata...

Proses Komunikasi: Encoding dan Decoding

Jika kita dapat melihat percakapan antar komputer, mungkin akan terlihat seperti ini: "010110111011101011010010110". Bahasa ini disebut dengan biner, encoding...

Pengertian Internet & Dampak Positif dan Negatif Internet

Internet mungkin bukan sesuatu yang asing lagi, sebab semua kalangan pasti tahu apa itu internet. Hanya saja jika ditanya...

Mau Jadi Front-end Developer? Kamu Perlu Menguasai 10 Skill Berikut Ini!

Secara umum untuk membuat sebuah website impian Anda menjadi nyata, Anda hanya perlu datang ke web developer dan menyampaikan...

Looping Adalah Algoritma Perulangan: Berikut Contohnya

Jika anda sudah mendalami atau sedang mendalami dunia pemrograman terdapat sebuah konsep yang dapat memudahkan anda dalam menyusun struktur...

Mockup adalah: Membuat Mockup Design untuk Website

Wireframes adalah kerangka. Prototipe menunjukkan perilaku. Mockup adalah kulitnya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa mockup sama pentingnya dengan...

Jasa Pembuatan Website Untuk Toko Online

Perusahaan yang menyediakan Jasa pembuatan website untuk toko online bisa kita temukan dengan mudah di internet. Masing-masing dari perusahaan...

8 Contoh Search Engine Terbaik yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Dulu jika ingin mencari informasi tentang apapun biasanya kita akan menanyakan kepada seseorang yang lebih mengetahui informasi, atau datang...

Apa Itu Cache Memory? Pengertian dan Fungsinya

Apa itu cache memory? Orang yang setiap hari berinteraksi dengan internet, istilah cache tentu saja bukan lagi istilah yang...

Layout adalah : 4 Prinsip Dasar Desain Layout

Desain layout adalah salah satu bagian dari seni kita semua tahu,  untuk bisa menampilkan seni dengan baik, kita harus...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya