Media Pengembangan Web & App | by APPKEY

Pembuatan Aplikasi Aplikasi Game Mau Membuat Game Sendiri? Yuk Kuasai Bahasa Pemrograman Ini...

Mau Membuat Game Sendiri? Yuk Kuasai Bahasa Pemrograman Ini Dulu!

-

Hampir semua orang tentunya suka bermain game untuk mengusir rasa bosan dan penat, terutama anak-anak dan remaja. Oleh sebab itu, bisnis software game menjadi sesuatu yang menjanjikan dan membawa keuntungan tersendiri bagi para programmer.

Namun terlepas dari keinginan menjual software game ke masyarakat, belajar programming dengan membuat game adalah kegiatan yang mengasyikkan. Saat membuat sebuah game, Anda dapat langsung berkenalan dan berpraktek menulis aneka bahasa pemrograman. Kemudian, Anda bisa memasarkannya secara online ke seluruh dunia, apabila game Anda sudah selesai dan memiliki kualitas yang baik. Seperti pepatah yang berbunyi, “Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui”!

Dewasa ini, game online Android sedang merajalela. Ada ratusan atau bahkan ribuan jenis game dengan berbagai tema dan tantangan bersebaran di halaman Google Play Store. Meskipun berbeda-beda, kenyataannya, setiap game ditulis dengan bahasa pemrograman game Android yang sama.

Kira-kira apa saja bahasa pemrograman terbaik untuk membuat game? Lalu bagaimana pula cara membuat game?

Untuk Anda yang sedang mencari tahu apa saja bahasa pemrograman game Android dan cara membangun game sendiri, maka Anda sudah menemukan jawaban yang tepat. Pada artikel kali ini, kami akan mengupas tuntas jenis-jenis bahasa pemrograman game Android terbaik beserta uraian lengkap cara membuat game sendiri untuk pemula. Penasaran, ‘kan? Yuk langsung mulai simak pembahasan selanjutnya, selamat membaca!

Bahasa Pemrograman Terbaik Untuk Membuat Game

game

Bahasa pemrograman komputer memiliki banyak kegunaan. Tidak hanya sebatas untuk memproduksi website dan aplikasi saja, bahasa pemrograman juga dapat digunakan untuk membangun sebuah game online. Aneka game yang Anda bisa download gratis di Google Play Store merupakan produk-produk software yang disusun memakai beragam bahasa pemrograman game Android.

Menguasai minimal satu bahasa pemrograman game Android merupakan sebuah keharusan jika Anda ingin membangun game sendiri. Namun tidak seperti belajar bahasa pemrograman pada umumnya, jika Anda belajar bahasa pemrograman game Android, Anda dapat belajar sekaligus bermain. Ilmu yang dipelajari pun dapat lebih mudah diserap ke dalam pikiran karena Anda membaca teori dan langsung mempraktekkannya.

Lalu apa saja bahasa pemrograman game Android yang sebaiknya Anda pelajari dan kuasai? Berikut penjelasannya:

Java

Bahasa pemrograman game Android pertama adalah Java. Java sendiri merupakan bahasa pemrograman game Android yang paling populer dan banyak digunakan oleh developer. Terlebih jika Anda memakai Android Studio, maka memakai Java adalah pilihan yang paling pas karena sudah terkustomisasi baik secara mekanisme maupun tampilannya.

Pengerjaan game online memakai Java pun dinilai berlangsung efisien, cepat, dan mudah dikustomisasi sesuai keinginan Anda. Mempelajari Java tidak rumit untuk pemula. Saat ini ada banyak materi belajar Java secara online yang bisa Anda akses secara cuma-cuma.

JavaScript

Bahasa pemrograman game Android selanjutnya adalah JavaScript, yang terkenal sebagai bahasa pemrograman wajib untuk membuat aplikasi Android. Masih sama seperti bahasa pemrograman Java, JavaScript juga tak kalah mudah dipelajari secara otodidak. Nantinya, jika Anda sudah menguasai bahasa pemrograman game Android satu ini, maka Anda bisa mengombinasikannya dengan bahasa pendukung lain seperti CSS dan HTML.

Bahasa Programming C (C, C++, C#)

Selain Java dan JavaScript, bahasa pemrograman C (C, C++, dan C#) sering kali dipakai untuk membuat game-game yang rumit seperti game komputer dan game console. Mengingat pengaplikasian bahasa ini dilakukan pada level yang lebih rumit, maka wajar saja jika bahasa pemrograman C terasa lebih sulit untuk dipelajari ketimbang Java dan JavaScript. Oleh sebab itu, Anda perlu mempelajari bahasa programming C dengan lebih serius dan mendalam. Meskipun sulit, menguasai bahasa C secara otodidak tidak berarti mustahil.

Swift

Terakhir adalah bahasa pemrograman Swift yang didesain untuk game berbasis sistem operasi iOS. Bahasa pemrograman Swift sering digunakan sebagai bahan belajar programmer pemula yang ingin mencoba membuat game iOS. Hal ini dikarenakan Swift tergolong mudah dipelajari. Selain itu, Swift juga bisa digunakan untuk membangun aneka aplikasi berbasis iOS lain, tak hanya game.

Itulah bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membuat game. Jika Anda sudah menguasai salah satu bahasa pemrograman di atas, maka Anda sudah bisa mulai praktek membuat game sendiri. Namun untuk membuat game yang lebih kompleks, Anda mungkin akan dituntut untuk menguasai dan mengombinasikan lebih dari satu bahasa pemrograman.

Nah, setelah menguasai bahasa pemrograman untuk game, lalu bagaimana cara membuat software game itu sendiri? Yuk lanjutkan membaca ke bagian selanjutnya!

Artikel Terkait  Ide Pembuatan Aplikasi : 5 Langkah Simple yang Harus Anda ketahui

Tutorial Mudah Membuat Game Untuk Pemula

game-2

Anda sudah mengetahui dan menguasai bahasa pemrograman khusus untuk membangun game. Sekarang, bagaimana cara membuat game sendiri?

Membuat game memang terkesan rumit dan mungkin “menakutkan” bagi pemula. Padahal kenyataannya tidak mutlak demikian. Membuat game pada kenyataannya tidak serumit yang Anda khawatirkan! Alih-alih, mencoba membuat game sendiri dapat memberikan Anda rasa ingin tahu, tertantang dan perasaan asyik bereksperimen.

Berikut ini kami sajikan tutorial mudah yang bisa Anda ikuti untuk membuat sebuah game secara mandiri. Yuk langsung dipraktekkan!

Buat Konsep dan Riset

Pertama-tama, Anda harus mulai dengan membuat konsep dan riset terkait game. Game apa yang hendak Anda buat? Apakah sumber daya dan keterampilan yang Anda punya mendukung dan memadai proses pembuatan game? Tantangan seperti apa pula yang ingin Anda berikan ke para pemain game Anda?

Untuk memudahkan menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda bisa melakukan riset dan survey kecil-kecilan terlebih dahulu. Atau, Anda bisa membuat game yang sedang diminati oleh masyarakat saat ini. Dengan demikian, game Anda dapat dipasarkan dengan lebih mudah karena sukses menarik minat serta rasa penasaran user.

Membuat Dokumen Desain

Tahap kedua adalah membuat dokumen desain untuk game. Adapun dokumen desain adalah paparan garis besar singkat tentang project game yang hendak dikerjakan. Di sini Anda mendata semua hal yang akan dibutuhkan untuk pengerjaan game, seperti konsep tampilan game, bahasa pemrograman yang hendak dipakai, fitur-fitur game, kemampuan dan keterampilan diri sendiri, hingga tujuan pengembangan game di masa depan. Begitu semuanya siap, Anda bisa lanjut ke tahap penyusunan!

Menyiapkan Software dan Tools

Setiap game membutuhkan tipe software dan tools yang berbeda-beda, tergantung pada konsep dan jenis game itu sendiri. Semisal game Android dan game console yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman berbeda, maka tentunya akan membutuhkan jenis software penyusunan yang berlainan pula.

Cari tahu dan pelajari software apa saja yang digunakan oleh game-game lain yang sudah ada di pasaran. Dari sana Anda dapat mulai mengenali software terbaik yang paling pas dengan kebutuhan game milik Anda sendiri. Selain software dan tools spesifik tersebut, Anda juga akan membutuhkan komputer berprosesor baik dan RAM besar untuk bisa melakukan uji coba (testing) game.

Programming

Kini Anda sudah mulai bisa mencoba programming. Tentukan bahasa pemrograman yang paling sesuai dengan kebutuhan, kemudian mulailah menulis coding untuk menyusun game Anda.

Test Software dan Fixing Bug

Game Anda sudah selesai? Bagus! Kini Anda bisa melakukan uji coba terhadap software untuk mengetahui bug atau error yang mungkin terdapat di dalam game. Segera lakukan proses perbaikan (fixing) bug agar software Anda bisa berjalan dengan optimal dan lancar. Sebagai catatan, mungkin saja Anda akan melakukan tes software berulang kali sampai game Anda benar-benar lancar, optimal dan dapat bekerja dengan baik. Cepat lamanya proses test dan fixing bug ini bergantung pada kondisi dari software yang Anda buat.

Jika game Anda sudah dapat dimainkan dengan baik, maka selamat! Game Anda kini sudah siap untuk digunakan. Nantinya, Anda bisa memasarkan game tersebut ke pasar game online agar bisa dibeli dan dimainkan oleh banyak pengguna. Saat ini pun sudah ada banyak cara memasarkan game secara online, seperti melalui website sendiri atau memasarkan game di halaman Google Play Store. Semakin banyak rating serta ulasan pengalaman pemakaian dari pengguna, maka kelak Anda bisa semakin mudah untuk meningkatkan kualitas dan performa dari game. Menarik, bukan?

Itulah pembahasan lengkap tentang cara membuat game dan bahasa pemrograman terbaik untuk membuat game. Semoga pembahasan kali ini mampu menginspirasi dan menambah pengetahuan Anda terkait membuat game sendiri, ya! Yuk perlengkap pemahaman Anda tentang dunia programming dengan membaca lebih banyak artikel menarik dan kaya wawasan lainnya hanya dari website dan media sosial kami.


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang Website, Aplikasi, Desain, Video dan API langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Blog Post Ranking 10

Metadata Adalah? Fungsi dan Jenis-Jenis Metadata

Pernah mendengar istilah metadata? Mungkin, kita sering mendengar istilah metadata. Tetapi, banyak dari kita yang belum tahu arti dari metadata...

Proses Komunikasi: Encoding dan Decoding

Jika kita dapat melihat percakapan antar komputer, mungkin akan terlihat seperti ini: "010110111011101011010010110". Bahasa ini disebut dengan biner, encoding...

Pengertian Internet & Dampak Positif dan Negatif Internet

Internet mungkin bukan sesuatu yang asing lagi, sebab semua kalangan pasti tahu apa itu internet. Hanya saja jika ditanya...

Mau Jadi Front-end Developer? Kamu Perlu Menguasai 10 Skill Berikut Ini!

Secara umum untuk membuat sebuah website impian Anda menjadi nyata, Anda hanya perlu datang ke web developer dan menyampaikan...

Looping Adalah Algoritma Perulangan: Berikut Contohnya

Jika anda sudah mendalami atau sedang mendalami dunia pemrograman terdapat sebuah konsep yang dapat memudahkan anda dalam menyusun struktur...

Mockup adalah: Membuat Mockup Design untuk Website

Wireframes adalah kerangka. Prototipe menunjukkan perilaku. Mockup adalah kulitnya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan mengapa mockup sama pentingnya dengan...

Jasa Pembuatan Website Untuk Toko Online

Perusahaan yang menyediakan Jasa pembuatan website untuk toko online bisa kita temukan dengan mudah di internet. Masing-masing dari perusahaan...

8 Contoh Search Engine Terbaik yang Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Dulu jika ingin mencari informasi tentang apapun biasanya kita akan menanyakan kepada seseorang yang lebih mengetahui informasi, atau datang...

Apa Itu Cache Memory? Pengertian dan Fungsinya

Apa itu cache memory? Orang yang setiap hari berinteraksi dengan internet, istilah cache tentu saja bukan lagi istilah yang...

Layout adalah : 4 Prinsip Dasar Desain Layout

Desain layout adalah salah satu bagian dari seni kita semua tahu,  untuk bisa menampilkan seni dengan baik, kita harus...

Jasa Web

Bisnis online

Pengembangan

Murah

Profesional

Toko online

SEO

Pemasaran

Tips

Jasa Aplikasi

Pembuatan Aplikasi

Bisnis online

Pemasaran

Istilah IT

TIPS

TOOLS

JASA

HARGA

Jasa Marketing

Istilah SEO

Teknik SEO

Tips Marketing

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya