Media Pengembangan Web & App | by APPKEY

Pembuatan AplikasiMobile ProgrammingTest Driven Development : Ulasan dan Contohnya Lengkap!

Test Driven Development : Ulasan dan Contohnya Lengkap!

-

Last Updated on May 22, 2023 by

Dalam dunia pengembangan perangkat lunak, prinsip dan metodologi yang digunakan dalam proses pengembangan menjadi elemen penting yang menentukan kualitas dan keberhasilan aplikasi yang dihasilkan. Salah satu pendekatan yang sedang populer dan efektif saat ini adalah Test Driven Development (TDD). Metode ini menawarkan berbagai keuntungan dan telah digunakan dalam berbagai proyek pengembangan perangkat lunak.

Artikel kali ini akan memberikan penjelasan komprehensif tentang apa itu Test Driven Development, keuntungannya, beberapa framework yang sering digunakan, contoh penerapannya, dan bagaimana TDD diterapkan dalam metodologi Agile Development, serta hambatan dalam implementasinya. Ikuti terus ulasan berikut untuk memahami lebih dalam tentang TDD. Yuk simak!

Apa itu Test Driven Development?

test driven development

Test Driven Development (TDD) adalah suatu pendekatan pengembangan perangkat lunak di mana pengujian dilakukan sebelum pengembangan kode. Sebelum pengembang menulis kode program, pengembang pertama-tama menulis tes yang gagal dan kemudian menulis kode untuk memastikan tes tersebut berhasil. Proses ini dikenal dengan siklus Red-Green-Refactor di mana “Red” mewakili tes yang gagal, “Green” mewakili tes yang berhasil, dan “Refactor” mewakili perbaikan dan peningkatan kode.

Dengan pendekatan ini, setiap bagian kode telah diuji dengan cermat sebelum diimplementasikan. Hal ini memastikan bahwa setiap bagian perangkat lunak berfungsi sebagaimana mestinya dan membantu meminimalisir kemunculan bug atau kesalahan dalam perangkat lunak.

Keuntungan dari Test Driven Development

Test Driven Development menawarkan berbagai keuntungan yang dapat memperbaiki efisiensi dan kualitas dalam pengembangan perangkat lunak. Berikut beberapa keuntungan dalam penerapan TDD dalam pengembangan perangkat lunak

  1. Membantu menemukan dan memperbaiki bug: TDD membantu dalam menemukan dan memperbaiki kesalahan atau bug lebih awal sebelum menuliskan kode program. Dengan melakukan pengujian sebelum kode ditulis, kemungkinan kesalahan dapat diidentifikasi dan diperbaiki dengan segera.
  2. Memberikan fasilitas desain perangkat lunak: TDD memfasilitasi desain perangkat lunak yang baik. Karena pengembang dituntut untuk berpikir terlebih dahulu tentang bagaimana komponen-komponen perangkat lunak akan diuji dapat mendorong pengembang untuk merancang komponen tersebut dengan baik dan mempertimbangkan bagaimana komponen tersebut akan berinteraksi satu sama lain.
  3. Membantu mempercepat pengembangan: TDD dapat mempercepat proses pengembangan. Walaupun mungkin tampak seperti membutuhkan waktu lebih lama pada bagian awal, pengujian yang dilakukan di awal dapat menghemat waktu dalam jangka panjang karena mengurangi jumlah kesalahan yang perlu diperbaiki nanti setelah penulisan kode program.
  4. Meningkatkan kepercayaan diri dari pengembang: TDD juga meningkatkan kepercayaan diri pengembang. Dengan pengetahuan bahwa setiap bagian kode telah diuji dengan baik dan cermat, pengembang dapat yakin bahwa perangkat lunak yang telah dikambangkan dapat berfungsi dengan baik.
  5. Mendukung integrasi dan delivery yang baik: TDD juga mendukung integrasi berkelanjutan dan delivery yang lebih cepat. Mengingat setiap bagian kode telah melalui tes, memudahkan untuk melakukan integrasi kode dari berbagai developer dan mengurangi risiko masalah akibat proses integrasi tersebut.
Artikel Terkait  Mengapa Programer Wajib Punya Skill Debugging?

Hambatan dalam Implementasi Test Driven Development

Meskipun TDD memiliki banyak keuntungan, ada beberapa hambatan dan tantangan yang mungkin dihadapi saat menerapkan TDD yang perlu diperhatikan oleh pengembang. Berikut beberapa hambatan dalam implementasi dari TDD yang harus diperhatikan.

Memahami Bagaimana Menulis Tes yang Baik

Menulis tes yang baik adalah seni tersendiri. Tes yang baik harus akurat, efisien, dan mudah dipahami. Penulisan tes ini memerlukan pemahaman yang baik tentang apa yang sedang diuji dan bagaimana seharusnya pengujian tersebut dilakukan.

Menemukan Waktu untuk Menulis Tes

Menghabiskan waktu untuk menulis tes dapat terasa seperti memperlambat proses pengembangan, terutama pada awal proses pengembangan. Namun, manfaat jangka panjang dari menulis tes biasanya melebihi waktu yang diinvestasikan.

Menyisihkan Mindset Pengembangan Tradisional

Bagi banyak pengembang, terbiasa dengan pendekatan pengembangan tradisional di mana penulisan kode dilakukan sebelum pengujian bisa jadi tantangan untuk beralih ke TDD. Tapi dengan adanya pelatihan dan pengalaman, pengembang dapat beradaptasi dengan metode ini.

Menghadapi Resistensi dari Stakeholder Lain

Untuk meyakinkan stakeholder lain tentang manfaat TDD terkadang lebih sulit dilakukan, terutama jika mereka lebih terfokus pada pengiriman cepat daripada kualitas kode. Dalam kasus ini, menunjukkan bagaimana TDD sebenarnya dapat mempercepat pengembangan dalam jangka panjang dan menghasilkan produk yang lebih baik dapat menjadi solusi.

Artikel Terkait  Tips Belajar Bahasa Pemrograman Ruby | Yuk Tingkatkan Skill Coding Anda

Framework untuk Test Driven Development

test driven development

Berbagai framework pengujian telah dikembangkan untuk mendukung proses TDD. Dengan adanya framework tersebut, penerapan proses TDD dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien dalam pengembangan perangkat lunak. Berikut beberapa framework untuk TDD sesuai dengan bahasa pemrogramannya masing-masing.

1. Framework untuk Java

Dalam bahasa pemrograman Java, JUnit adalah salah satu kerangka kerja TDD yang paling populer. JUnit memungkinkan pengembang menulis dan menjalankan tes dengan cepat, dan mendukung berbagai jenis pengujian, termasuk pengujian unit, pengujian integrasi, dan pengujian fungsional.

2. Framework untuk Javascript

Untuk JavaScript, Mocha dan Jest adalah pilihan populer untuk framework TDD. Keduanya menyediakan fitur yang lengkap untuk pengujian asinkron, mengejek objek, dan berbagai aspek lain dari pengujian JavaScript.

3. Framework untuk Python

Pada Python, pytest adalah framework yang umum dipilih untuk penerapan metode TDD. Pytest mendukung pengujian unit, pengujian fungsional, dan juga pengujian integrasi. Pytest juga memudahkan penulisan dan pengecekan tes dengan sintaks yang sederhana dan mudah dipahami.

4. Framework untuk Ruby

Ruby mengandalkan RSpec, yang mengusung konsep BDD (Behavior Driven Development) yang mirip dengan TDD. RSpec memungkinkan pengujian yang mudah dibaca dan ditulis dengan sintaks yang hampir seperti bahasa Inggris biasa.

5. Framework untuk C#

C# memiliki NUnit sebagai salah satu pilihan framework untuk TDD. NUnit sangat fleksibel dan kompatibel dengan berbagai jenis proyek, termasuk aplikasi desktop, web, dan mobile.

Contoh Penerapan Test Driven Development

Berikut adalah contoh penerapan TDD dalam pengembangan aplikasi web menggunakan JavaScript dan framework pengujian Mocha dengan membuat sebuah fungsi yang bertugas untuk menghitung luas persegi.

  1. Menulis test gagal: Langkah awal dalam penerapan metode ini adalah pengembang menuliskan tes yang gagal. Misalnya, pengembang menulis tes yang mengharapkan fungsi tersebut mengembalikan 25 saat diberikan input 5. Karena fungsi tersebut belum dibuat, tes ini pasti akan gagal.
  2. Menulis kode program: Setelah menuliskan te gagal tersebut, langkah selanjutnya adalah pengembang akan menulis fungsi tersebut dalam kode program. Fungsi ini akan menerima satu parameter yaitu panjang sisi persegi dan mengembalikan luasnya. Setelah fungsi ini ditulis dalam kode program, pengembang dapat  menjalankan tes kembali dan tes tersebut seharusnya berhasil.
  3. Melakukan refactor: Pengembanga dapat melakukan proses refactor sebagai langkah terakhir penerapan TDD. Pengembanga dapat memeriksa apakah ada bagian dari kode yang bisa diperbaiki, misalnya dengan memperjelas nama variabel atau mengoptimalkan algoritma penghitungan luasnya.
Artikel Terkait  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak? Apa dan Bagaimaca cara Belajarnya?

Proses ini kemudian diulangi untuk setiap fitur atau bagian dari aplikasi yang akan dikembangkan. Hal diatas adalah contoh dasar dari penerapan TDD, namun prinsipnya tetap sama dalam proyek-proyek yang lebih besar dan kompleks.

Penerapannya pada Agile Development

Test Driven Development dapat berpadu sempurna dengan metodologi Agile Development. Agile mengutamakan adaptasi terhadap perubahan dan peningkatan berkelanjutan, dan TDD dapat mendukung kedua aspek ini dengan baik. 

Dengan pengujian yang dilakukan di awal, setiap bagian dari perangkat lunak dapat diubah dan ditingkatkan dengan mudah tanpa perlu khawatir akan merusak fungsi lainnya. Jika ada perubahan yang perlu dilakukan, pengujian awal memastikan bahwa perubahan tersebut tidak merusak bagian lain dari perangkat lunak.

TDD mempromosikan peningkatan berkelanjutan melalui proses refactoring. Setelah tes berjalan sukses, pengembang diberi kesempatan untuk memperbaiki dan mengoptimalkan kode mereka. Hal ini sesuai dengan prinsip Agile tentang peningkatan berkelanjutan dan mencari cara terbaik untuk melakukan pekerjaan. 

Selain itu, TDD juga mendukung kerjasama dan komunikasi yang baik dalam tim pengembangan. Dengan setiap bagian kode memiliki tes yang relevan, memudahkan anggota tim lain untuk memahami apa yang seharusnya dilakukan oleh bagian kode tersebut. 

Kesimpulan

Itu dia ulasan mengenai TDD yang dimana Test Driven Development adalah pendekatan pengembangan perangkat lunak yang memprioritaskan pengujian sebelum penulisan kode. Metode ini memiliki berbagai keuntungan dalam membantu proses pengembangan. TDD juga dapat digabungkan dengan metodologi Agile Development dengan baik sehingga penerapannya dalam metode agile sangat tepat. Semoga ulasan ini memberikan wawasan yang berguna tentang TDD dan membantu dalam pengembangan perangkat lunak Anda!

Ikuti WEBAPP untuk dapatkan semua info terbaru dan menarik seputar dunia pengembangan aplikasi maupun web! Klik https://appkey.id/ agar tak ketinggalan banyak info menarik maupun artikel terbaru seputar dunia teknologi dan pengembangan software setiap hari! Sampai jumpa!


Jasa Pembuatan Aplikasi, Website dan Internet Marketing | PT APPKEY
PT APPKEY adalah perusahaan IT yang khusus membuat aplikasi Android, iOS dan mengembangkan sistem website. Kami juga memiliki pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan pemasaran online sehingga diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan Anda.

Jasa Pembuatan Aplikasi

Jasa Pembuatan Website

Jasa Pembuatan Paket Aplikasi

Jasa Pembuatan Internet Marketing

Mau posting artikel iklan?

Yuk klik dan ikuti ketentuan layanan dari kami, dapatkan penawaran paket dengan harga terbaik!

Subscribe Sekarang

Dapatkan beragam informasi menarik tentang Website, Aplikasi, Desain, Video dan API langsung melalui email Anda. Subscribe sekarang dan terus belajar bersama kami!

Kategori

Blog Post Ranking 10

Contoh PHP Curl : 10 Hal Luar Biasa yang dapat Anda Kembangkan dengan Curl

Meningkatnya jumlah aplikasi yang pindah ke web telah membuat "HTTP Scripting" lebih sering diminta dan diinginkan. Untuk dapat secara...

Encoding Adalah : Proses Komunikasi Encoding dan Decoding

Jika kita dapat melihat percakapan antar komputer, mungkin akan terlihat seperti ini: "010110111011101011010010110". Bahasa ini disebut dengan biner, encoding...

Looping Adalah Algoritma Perulangan: Berikut Contohnya

Jika anda sudah mendalami atau sedang mendalami dunia pemrograman terdapat sebuah konsep yang dapat memudahkan anda dalam menyusun struktur...

Rekomendasi 7 Aplikasi Pembuat Animasi 3D Terbaik. Ayo Cek!

Apakah Anda bercita-cita untuk menjadi seorang animator profesional? Belajar membuat animasi kini sudah menjadi hal mudah yang bisa dilakukan...

Metadata Adalah? Fungsi dan Jenis-Jenis Metadata

Pernah mendengar istilah metadata? Mungkin, kita sering mendengar istilah metadata. Tetapi, banyak dari kita yang belum tahu arti dari metadata...

Cara Membuat Aplikasi di Playstore dengan Mudah

Membuat aplikasi di Playstore bisa Anda lakukan dengan mudah. Terdapat beberapa situs yang bisa membantu Anda untuk membuat aplikasi...

4 Cara Mengatasi Autentikasi Google Play Store dengan Cepat dan Mudah

Apakah Anda sedang mengalami masalah autentikasi Google Play Store? Permasalahan autentikasi Google Play Store adalah permasalahan umum sering dialami...

Cara Mudah Menambahkan Lokasi Alamat Bisnis Anda di Google Maps

Saat ingin hunting tempat makan atau tempat nongkrong terbaru, tak jarang beberapa dari Anda biasanya mendapatkan informasi terkini melalui...

Ini Cara Mudah Membuat Redirect PHP | Seri Belajar PHP

Fungsi redirect PHP sangat banyak digunakan dalam kehidupan berwebsite alias mengelola website. Script redirect PHP banyak dipergunakan oleh user...

Rekomendasi 10 Aplikasi Coding Android Terbaik

Ketersediaan aplikasi coding Android memang banyak dicari oleh orang-orang yang sedang atau akan memulai untuk membuat aplikasi android. Jika...

Bisnis

Online Service

Peluang Bisnis

Model Bisnis

Entrepreneurship

Uang

Ketrampilan

Outsourcing

Monetize

Pemasaran

SEO

Internet Marketing

Dasar Pemasaran

Strategi Pemasaran

Situs Web Analitik

Iklan

Teknologi

Teknologi Terbaru

AI

Komputer

Jaringan

Paling Sering dibaca
Mungkin Anda Menyukainya